Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi Lagi 2 Jenazah, Ini Nama dan Alamatnya
Minggu, 05 Okt 2025 22:39 WIBIdentifikasi dilakukan melalui pemeriksaan gigi, medis, hingga properti pribadi yang cocok dengan data antemortem.
Identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan gigi, medis, hingga properti pribadi yang cocok dengan data antemortem.
Belum dapat dipastikan hingga saat ini masih ada berapa korban yang berada di balik reruntuhan bangunan. Namun proses evakuasi akan terus dilakukan.
Tim DVI berhasil mengidentifikasi para jenazah melalui sidik jari, gigi, medis, dan properti (barang milik korban).
"Ini tambah satu lagi. Jadi total yang dievakuasi ke sini (RS Bhayangkara) ada 13 jenazah," sebut Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol M Khusnan.
Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keberuntungan dan karier, untuk mengetahui prediksi di masa depan pada tanggal 5 Oktober 2025.
"Hingga saat ini total korban meninggal menjadi 15 orang," terang Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit.
Suasana cemas menyelimuti setiap sudut rumah sakit. Keluarga korban dengan setia menanti kabar dari Tim DVI yang terus bekerja.
Hingga malam ini, tercatat 13 korban yang meninggal dunia, delapan di antaranya masih menjalani pemeriksaan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim.
Sebuah hubungan suami istri yang tak sejalan atau penuh konflik bakal berakhir mengenaskan. Tak jarang pasangan lantas memutuskan untuk pisah atau bercerai.
Khofifah Ingin memastikan proses identifikasi jenazah korban ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, berjalan optimal dan profesional.
Dari lima jenazah yang kini berada di RS Bhayangkara Polda Jatim, rata-rata merupakan anak-anak. Diperkirakan usianya 12 sampai 15 tahun.
Penemuan korban dilakukan secara bertahap mengingat kondisi bangunan yang terdiri dari empat lantai yang runtuh ke bawah.
Tim SAR membutuhkan waktu lama karena harus lebih dulu mengangkat dan menghancurkan material bangunan
Lima jenazah korban telah dibawa ke Posko Post Mortem RS Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya untuk proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI).
PELINDO GRC Award 2025 diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi atas berbagai inisiatif yang dilakukan di lingkungan PELINDO Grup, dalam rangka penguatan budaya sadar tata kelola, risiko dan kepatuhan.