Warga Jombang Tandu Jenazah Sejauh 3 KM, Terkendala Biaya dan Rumitnya Proses

Warga Jombang Tandu Jenazah Sejauh 3 KM, Terkendala Biaya dan Rumitnya Proses © mili.id

Ilustrasi

Jombang - Tak punya biaya ditambah rumitnya pemberkasan jadi alasan pihak keluarga menandu jenazah Paiman (30), dari Marmoyo, Kabuh, menuju rumah dukanya di Desa Jipurapah, Plandaan, Jombang, yang berjarak 3 kilometer.

Junaedi (38), menantu Paiman mengatakan, tanpa pikir panjang setelah terkendala dua hal itu, pihaknya langsung menandu jenazah bapak mertuanya itu dibantu dengan warga sekitar.

Baca juga: PHK 1.000 Buruh PT SGS Jombang Picu Penolakan, Disnaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan

Baca juga:

Viral Video Warga Jombang Tandu Jenazah Sejauh 3 KM, Begini Penjelasan Kades

"Ya di samping tidak punya uang, ya buat laporan dulu katanya. Daripada kelamaan, kasian jenazahnya," katanya kepada wartawan, Rabu (7/8/2024).

Menurutnya, mobil pengantar jenazah dari pihak rumah sakit dinilai terlalu lama, sehingga iamengambil keputusan untuk menandu sendiri jenazah Paiman dari Marmoyo ke Desa Jipurapah.

Baca juga: Video Dugaan Tindakan Asusila di Kampus PNJ Viral, BEM Desak Penanganan Transparan

"Ya itu nunggu mobil jenazah rumah sakit kelamaan. Daripada kelamaan nunggu jadi dipikul saja," pungkasnya.

Sebelumnya, Viral video puluhan warga menandu jenazah Paiman (30) warga Desa Jipurapah, Plandaan dengan berjalan kaki sejauh 3 kilometer dari Desa Marmoyo, Kabuh, Jombang, menuju rumah duka, Selasa (6/8/2024) kemarin.

Mereka dengan antusias membawa jenazah tersebut melewati jembatan hingga jalan setapak yang dikelilingi pepohonan di kanan kirinya.

Baca juga: Sapi Kurban Lepas dan Masuk Minimarket di Bogor, Sempat Kejar Warga

Kepala Desa Jipurapah Hadi Sucipto mengatakan, keputusan menandu jenazah bukan gara-gara perkara ambulans. Melainkan pihak keluarga sendiri yang memutuskan agar jenazah ditandu supaya lebih cepat dimakamkan.

"Tidak menyewa ambulans karena pihak keluarga mintanya dipangkul aja, ditandu. Itu kesepakatan keluarga, jadi tidak pakai mobil jenazah," katanya, Rabu (7/8/2024).

Editor : Aris S



Berita Terkait