Korban saat dievakuasi. (Istimewa)
Situbondo - Seorang pria bernama Anwar alias Zulfikar (52) warga Dusun Asta, Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo tewas dengan kondisi tubuh sangat mengenaskan, setelah tertimpa pohon kelapa setinggi 10 meter lebih di areal persawahan setempat, Rabu (25/9/2024).
Selain mengakibatkan tangan kanan patah dan kedua kakinya juga patah. Kondisi isi perut korban terburai, akibat tertimpa pohon kelapa berukuran besar yang dipotong Suud (73) warga Desa Tokelan, Kecamatan Panji, Situbondo.
Nasib tragis yang dialami oleh korban Anwar alias Zulfikar berawal saat pria paruh baya itu usai mencari rumput dan hendak pulang. Namun, saat korban melintas dilokasi kejadian, sembari memangkul rumput korban tidak memperhatikan Suud, yang sedang memotong pohon kelapa.
Tragisnya, pohon kelapa setinggi 10 meter lebih roboh dan menimpa tubuh korban, sehingga mengakibatkan korban tewas dilokasi kejadian, dengan tubuh sangat mengenaskan. Selanjutnya, korban langsung dievakuasi ke kamar mayat RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.
Kepala Desa (Kades) Gebangan, Joko Sabar membenarkan, jika salah seorang warganya meninggal akibat tertimpa pohon kelapa yang dipotong oleh Suud warga Desa Tokelan, Kecamatan Panji, Situbondo.
"Namun, karena tanpa ada unsur kesengajaan, sehingga pihak keluarga menerima jalan hidup yang dialami oleh korban," terang Joko Sabar, Rabu (25/9/2024).
Sementara itu, Kapolsek Kapongan, Situbondo Iptu Teguh Santoso mengatakan, begitu mendapat informasi ada warga meninggal akibat tertimpa pohon kelapa pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian.
"Selain mengamankan pemotong kayu, kami juga mengevakuasi korban ke kamar mayat RSU Situbondo. Sedangkan penyebabnya keduanya sama lalai, baik pemotong kayu maupun korban," ungkapnya.
Menurutnya, selain mengamankan pemotong kayu bernama Suud, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti pohon kelapa, dan mesin potong. "Saat ini, pemotong kayu masih diminta keterangannya oleh petugas," pungkasnya.
Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel
Editor : Achmad S
