Ipang Lazuardi (Instagram: @ipanglazuardi)
Surabaya, mili.id - Tepat pada 6 Januari 1972 atau 52 tahun yang lalu, musisi bernama Irfan Fahri Lazuardi alias Ipang Lazuardi dilahirkan di Bandung, Jawa Barat, Indonesia.
Penyanyi sekaligus penulis lagu ini merupakan jebolan Institut Kesenian Jakarta. Ipang mengawali debutnya pada tahun 1991 menjadi vokalis grup band Plastik hingga hengkang di tahun 2000.
Baca juga: Ifan Seventeen Hadirkan 'Jangan Paksa Rindu' dalam Format Short Movie
Lantas, bagaimana sepak terjang Ipang mewarnai belantika musik di Tanah Air? Simak artikel berikut:
Setelah hengkang dari grup band Plastik, Ipang sempat solo karier dengan mengambil aliran Tripop, sebelum menjadi vokalis grup band BIP di tahun 2004 menggantikan vokalis sebelumnya, Irang.
Pergantian vokalis BIP juga menandai perubahan label mereka dari EMI ke Forte Record, juga adanya album baru Udara Segar di tahun 2004. Seiring berjalannya waktu, pada 2007 Ipang dan Ridho Slank bekerja sama.
Mereka mengerjakan audio recording dan scooring film "Tentang Cinta". Maka tak heran, beberapa lagu ciptaan Ipang dijadikan soundtrack sebuah film, salah satunya lagu "Ada yang Hilang" yang digunakan soundtrack film Realita Cinta Rock N Roll.
Setahun setelahnya, pada 2008 Ipang duet dengan Dewiq dalam lagu berjudul "BeTe" dan sukses menghipnotis telinga penggemarnya dan membuat lagu tersebut hits pada jamannya.
Kemudian lagu berjudul "Teruslah Bermimpi" dan "Apatis" digunakan sebagai audio untuk film "Sang Pemimpi". Tidak berhenti disitu, film "Laskar Pelangi" juga turut menggunakan lagu "Sahabat Kecil' ciptaan Ipang di beberapa scene-nya.
Baca juga: Dari Kelas SMP ke Dunia Musik Nasional, Shanun Rahmani Siap Meriahkan Malam Pesta
Setelah vakum cukup lama karena kesibukannya dengan BIP, Ipang menggeluarkan album solo karier berjudul "Hey...Hey...Hey!" di tahun 2012. Sebenarnya, album tersebut sudah dikerjakan sejak 2008.
Alasannya, di tahun tersebut juga bersamaan dengan BIP sedang proses penggarapan mini album berjudul "Berangkat" yang dirilis tahun 2010. Karena kesibukannya itulah, sehingga album "Hey...Hey...Hey!" ini baru dirilis 4 tahun kemudian.
Editor : Achmad S
