Bogasari Gandeng BPJPH Indonesia Tandatangani 200 Sertifikasi Halal UKM Binaan

Bogasari Gandeng BPJPH Indonesia Tandatangani 200 Sertifikasi Halal UKM Binaan © mili.id

Tanda tangan sertifikasi halal. (Istimewa)

Jakarta, mili.id - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Indonesia, Ahmad Haikal Hassan berkunjung ke pabrik tepung terigu nasional PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari Flour Mills.

Dalam kunjungannya di pabrik tepung pertama di Indonesia yang berada di Tanjung Priok, Jakarta Utara ini Kepala BPJPH melihat secara langsung fasilitas produksi dan komitmen kehalalan Bogasari. 

Bahkan di acara kunjungan ini, juga dilakukan tandatangan Memorandum of Understanding (Mou) Divisi Bogasari dengan BPJPH terkait proses sertifikasi 200 UKM makanan yang berada di Kelurahan Lagoa dan Kelurahan Kalibaru, Jakarta Utara.

Pada MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Indofood Franciscus Welirang, dengan pihak BPJH Setya disaksikan oleh dua lurah yang berada di dua lokasi tersebut sebagai perwakilan pihak pemerintah.

“Sejak awal berdiri, Bogasari berada di antara 2 kelurahan ini sehingga tidak hanya bertetangga, tapi sudah menjadi saudara terdekat. Beragam program Corporate Social Responsibility (CSR)  sudah dijalankan Bogasari selama puluhan tahun. Kali ini Bogasari ingin membantu memfasilitas sertifikasi halal para pelaku usaha warung makan sesuai dengan program halal Pemerintah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ucap dalam siaran pers kepada wartawan, Kamis (13/2/2025).

Menurut Franky, jika upaya CSR dengan mengajak para UKM disekitar lokasi industri juga dilakukan oleh para industri di seluruh Indonesia, maka program sertifikasi tersebut semakin cepat terselesaikan.

“Ini wujud komitmen kemitraan Bogasari untuk terus tumbuh bersama UKM. Dan kami menghargai serta berterima kasih kepada BPJPH terkait kerja sama untuk sertifikasi UKM warung makan yang berada di wilayah binaan Bogasari,” ucap Franky.

Diketahui program sertifikasi halal UKM sudah berlangsung lama di tahun 2020 dan 2022, hampir 100 UKM dibantu sertifikasi halal oleh Bogasari, dari awal proses sampai akhirnya mendapatkan sertifikat.

Tahun 2023 dan 2024, sekitar 650 UKM se-Indonesia difasilitasi Bogasari untuk mendapatkan sosialisasi halal dari WHCNU (World Halal Nadhatul Ulama).

Ketua Sekretariat Halal Bogasari Aryono Adityo memaparkan, komitmen sertifikasi halal Bogasari sudah berlangsung sejak tahun 1996. Saat ini Bogasari secara nasional di 4 pabrik sudah memiliki Auditor Internal Halal sebanyak 63 orang dan 14 Penyelia Halal yang sudah tersertifikasi oleh LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi).

"Sertifiikasi Halal Bogasari juga sudah terintegrasi dengan Sistem Manajemen Mutu dan Food Safety," imbuh Aryono.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal sangat bangga dan menghargai komitmen halal Bogasari yang tidak hanya untuk usahanya sendiri, tapi juga untuk para UKM yang merupakan pelanggan terigu Bogasari.

Diakuinya, untuk urusan halal Indonesia memang jauh terlambat dibanding negara lain. Malah negara-negara Eropa lainnya jauh lebih dulu, sudah puluhan tahun yang lalu dibanding Indonesia. Bahkan produksi halal Indonesia kalah dengan negara-negara kecil untuk produksi halal. 

“Padahal produksi halal dunia transaksinya tahun lalu dari Januari sampai Oktober sekitar 20 ribu triliun lebih, Dari produksi halal dunia itu, Indonesia hanya kebagian 600 triliun," bebernya.

Apa penyebabnya, tambahnya karena para pengusaha Indonesia itu tidak tertib halal. Bukan tidak halal, tapi tidak tertib halal. Kenapa tidak tertib halal, karena ada oknum yang bermain sehingga proses tarifnya jadi mahal.

"Bersihkan diri anda sebelum anda dibersihkan. Itu kata Bapak Presiden. Berhenti praktik-praktik pungli dalam urusan halal, apalagi sampai dibilang ratusan juta. Tega banget. Karena dampaknya jadi rendah produksi halal Indonesia. Berhenti praktik pungli dalam urusan sertifikasi halal,” tegas Ahmadi Haikal.

Usai melakukan penandatanganan MoU, Kepala BPJPH dan tim didampingi Manajemen Bogasari antara lain Senior Vice President Manufacturing Bobby Aryanto, Vice President Human Resources Anwar dan perwakilan Tim Halal Bogasari melakukan kunjungan lapangan dengan menggunakan mobil golf car ke area pengemasan 25 dan 1 kg, dermaga kapal Bogasari, dan ke Bogasari Baking Center (BBC). 

“Saya senang dengan Bogasari yang ikut mendorong lahir dan tumbuhnya UKM di Indonesia melalui lembaga pelatihan seperti BBC dan kegiatan edukasi lainnya. Bahkan memiliki mitra paguyuban UKM tidak hanya di Jakarta, tidak hanya di pulau Jawa tapi juga sampai Sumatera dan Kalimantan serta wilayah lainnya. Yang dilakukan Bogasari seperti moto kemitraan UKM yakni tumbuh bersama dan bikin semua maju,” ucap Haikal.

Baca juga: PN Jakarta Selatan Mulai Sidangkan Praperadilan Roy Suryo Terkait Penggeledahan Kasus Dugaan Ijazah Jokowi

Editor : Achmad S



Berita Terkait