Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan identifikasi di TKP (Foto: Ist)
Surabaya, mili.id - Polisi memastikan pria dan wanita yang tewas dalam mobil di Jalan Ngagel Jaya UtarabSurabaya pada Selasa (1/4/2025) kemarin bukan korban kejahatan.
Kedua korban berasal dari Surabaya, yaitu HA, pria warga Simo Sidomulyo, dan VA, wanita warga Kedung Baruk.
Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti
Kapolsek Gubeng, Kompol Eko Sudarmanto mengatakan, informasi yang ia terima dari tim medis RSU dr. Soetomo, kematian korban disebut karena keracunan karbon dioksida.
"Untuk penyebab kematian, dari pihak medis dokter forensik RSU dr Soetomo bukti tertulisnya belum ada, tetapi dari informasi awal penyebab kematian kedua korban keracunan karbon dioksida dari AC," kata Eko, Kamis (3/4/2025).
Sementara berdasar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi Tim Inafis Polrestabes Surabaya, tidak ditemukan bekas kekerasan di tubuh para korban di bagian luar.
Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Barang-barang milik korban, baik HP, tas, dan sebagainya juga masih berada di dalam mobil," tandasnya.
Pria dan wanita itu ditemukan tewas dunia di dalam mobil yang terparkir di Jalan Ngagel Jaya Utara pada Selasa (1/4/2025).
Baca juga: PALM PARK Surabaya Hadirkan Staycation Seru Saat Libur Sekolah
Sebelumnya Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara oleh Tim Gerak Cepat (TGC), kedua korban tewas diduga akibat AC mobil.
"Kalau dari Tim Gerak Cepat (TGC) analisa sementara karena keracunan AC," katanya, Rabu (2/4/2025).
Editor : Narendra Bakrie
