Kisah 2 Siswa SMKN 7 Semarang Jago Hacking, Peraih Golden Tiket ITS

Kisah 2 Siswa SMKN 7 Semarang Jago Hacking, Peraih Golden Tiket ITS © mili.id

Evandra Raditya Fauzan (tengah) dan sang ibu (kiri) secara simbolis menerima jas almamater ITS dari Kepala Departemen Teknologi Informasi ITS, Dr techn Ir Raden Venantius Hari Ginardi (Foto: ITS)

Semarang, mili.id - Dukungan pada setiap potensi dan prestasi anak bangsa terus diberikan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Terbaru, Departemen Teknologi Informasi (DTI) ITS melakukan kunjungan langsung ke calon mahasiswa dari SMK Negeri 7 Semarang, peraih Golden Ticket.

Baca juga: Sidang Korupsi Proyek DJKA, Saksi Akui Ada Alokasi Fee 0,5 Persen untuk Sudewo

Pemberian akses spesial menjadi mahasiswa ITS ini merupakan penghargaan kepada pemenang kompetisi di bidang Internet of Things (IoT) dan keamanan siber, yakni OlimpITS ARA 6.0 yang diselenggarakan DTI ITS pada Januari lalu.

Istimewanya, selama dua tahun berturut-turut, peraih jalur free pass sebagai mahasiswa DTI ini dipegang siswa sekolah vokasi unggulan di Semarang tersebut.

Pada tahun sebelumnya, kemenangan diraih Ahmad Idza Anafin dan Ardhi Putra Pradana pada OlimpITS ARA 5.0.

Tahun ini, kemenangan disabet kembali oleh adik kelasnya, yakni Umar dan Evandra Raditya Fauzan yang merupakan satu tim.

Sebagai bentuk penghargaan, sebelum menuju sekolah, kedua calon mahasiswa tersebut dijemput langsung di kediaman masing-masing, sekaligus diberikan perlengkapan pendukung perkuliahan di ITS nantinya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Departemen Teknologi Informasi ITS, Dr techn Ir Raden Venantius Hari Ginardi menjelaskan bahwa untuk membantu mengatasi masalah ekonomi kedua mahasiswa asal Semarang itu, bantuan juga diberikan guna menekan biaya uang kuliah tunggal (UKT) seminimal mungkin.

Tak hanya itu, keduanya juga akan dibantu dalam memperoleh beasiswa untuk mendukung biaya hidup mereka ke depannya selama berkuliah.

"Dari departemen juga akan membantu dalam pembayaran UKT-nya nanti," jelasnya dikutip Rabu (9/7/2025).

Baca juga: Hebat! Wapres Gibran Kepincut Mobil Listrik Molisa Karya Mahasiswa FTI Unissula, Diundang Khusus ke Istana Negara

Dosen yang biasa disapa Hari tersebut mengungkapkan bahwa prestasi yang konsisten ini menggugah jajarannya untuk berkunjung langsung ke sekolah yang dulunya bernama STM Pembangunan.

"Keunggulan tersebut juga menarik kami untuk memberikan dukungan tambahan," terangnya.

Dukungan apresiatif dari DTI ITS itu menawarkan berbagai bentuk aktivitas pembinaan sebagai sarana pemberdayaan bagi SMK Negeri 7 Semarang.

Tawaran meliputi laboratorium binaan DTI, magang Penetration Test Internship (Pentest) di DTI, workshop IoT untuk para guru, hingga Klub Security Binaan.

Dalam kunjungan tersebut juga diserahkan seperangkat alat IoT hingga buku garapan dosen-dosen di departemen berbasis teknologi.

Baca juga: Tak Bisa Naik Kereta Lagi dan Terancam Masuk Penjara, Nasib Warga Demak Pasca Curi Tas di Stasiun Semarang Tawang

Sementara Kepala SMK Negeri 7 Semarang, Drs Luluk Wibowo mengungkapkan bahwa torehan prestasi dari siswanya merupakan hasil dari sinergi antara giat siswa dalam mengikuti berbagai perlombaan serta guru-guru yang selalu memberikan pengajaran dan motivasi terbaik.

"Fasilitas yang mendukung juga turut andil dalam perolehan prestasi dari siswa-siswa kami," tuturnya.

Luluk berterima kasih atas kunjungan dan tawaran aktivitas pembinaan dari DTI ITS tersebut. Dari kunjungan ini, lelaki berkacamata tersebut berharap agar ITS dapat terus memberikan kepercayaannya, baik kepada murid maupun perkembangan kompetensi dari guru-guru di sekolahnya.

Langkah ini menjadi komitmen nyata ITS sebagai bentuk dukungan dalam mencapai Sustainable Develompment Goals (SDGs) poin ke-1 dan ke-4, yakni mengentaskan kemiskinan dan pendidikan berkualitas.

Aksi ini juga diharapkan dapat terus disebarluaskan agar menjadi contoh dalam upaya memberikan dukungan terhadap peningkatan pendidikan.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait