Legenda Gunung Rinjani, Kisah Dewi Anjani di Antara Danau Segara Anak

Legenda Gunung Rinjani, Kisah Dewi Anjani di Antara Danau Segara Anak © mili.id

Ilustrasi/Kementerian Kehutanan RI

Surabaya, mili.id - Gunung Rinjani, belakangan ini menjadi perbincangan dunia usai seorang pendaki perempuan asal Brasil, Juliana Marins, meninggal setelah jatuh dari ketinggian sekitar 600 meter.

Banyak yang mengatakan, Gunung Rinjani begitu sakral dan mistis. Para pendaki diminta tidak aneh-aneh atau merusak alam di sana.

Baca juga: Pendakian Gunung Rinjani Ditutup 10 Hari Awal Agustus 2025

Gunung Rinjani memiliki ketinggian mencapai 3.726 meter di atas permukaan laut. Gunung yang ada di kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini bukan hanya menjadi tujuan bagi para pendaki dan petualang, tetapi juga menyimpan banyak cerita mistis dan legenda yang telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat lokal.

Bagi suku Sasak, Gunung Rinjani memiliki arti sakral dan erat kaitannya dengan mitos dan kepercayaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Legenda Gunung Rinjani

Dalam tradisi masyarakat Sasak, Gunung Rinjani dipercaya sebagai tempat tinggal Dewi Anjani, sosok perempuan yang dianggap sebagai ratu para jin dan roh halus yang menjaga gunung tersebut.

Menurut legenda, Dewi Anjani adalah putri dari seorang raja dan seorang peri yang hidup di wilayah Lombok. Keturunannya yang setengah manusia dan setengah peri memberinya kekuatan magis, yang membuatnya dihormati dan ditakuti.

Dewi Anjani dikenal sebagai pelindung alam Gunung Rinjani dan danau Segara Anak, yang berada di kawah puncak gunung.

Masyarakat sekitar percaya bahwa Dewi Anjani memiliki kemampuan untuk mengendalikan cuaca dan menjaga keseimbangan alam di sekitar gunung.

Baca juga: Mengenal Upacara Mulang Pekelem: Persembahan untuk Gunung Rinjani

Pendaki yang ingin mendaki Rinjani sering diberi peringatan untuk menjaga perilaku dan tidak merusak alam, karena dianggap dapat mengganggu Dewi Anjani dan para makhluk halus lainnya yang tinggal di sana.

Kisah Danau Segara Anak

Salah satu bagian paling ikonik dari Gunung Rinjani adalah Danau Segara Anak, sebuah danau kawah berwarna biru yang indah di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut.

Dalam legenda, Danau Segara Anak dianggap sebagai tempat sakral di mana Dewi Anjani dan para pengikutnya sering berkumpul.

Masyarakat percaya bahwa danau ini memiliki kekuatan mistis dan merupakan gerbang menuju alam gaib.

Baca juga: Legenda Gunung Barujari Anak dari Rinjani di Tengah Danau Segara Anak

Menurut cerita rakyat, air di Danau Segara Anak berasal dari air mata Dewi Anjani yang menangis karena kesedihan atas perpisahan dengan keluarganya.

Air matanya menciptakan danau yang luas dan menjadi tempat bagi jiwa-jiwa yang meninggal untuk berkumpul. Karena itulah, masyarakat sekitar percaya bahwa danau ini tidak hanya sebagai fenomena alam, tetapi juga sebagai simbol spiritual.

Selain itu, danau ini dianggap memiliki kemampuan penyembuhan. Banyak orang yang datang ke danau dengan harapan dapat menyembuhkan penyakit mereka dengan mandi atau hanya membasuh diri di airnya.

Ritual adat sering diadakan di sekitar danau untuk menghormati Dewi Anjani dan memohon keselamatan dan kesejahteraan.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait