Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (Foto: Pemkot Surabaya)
Surabaya, mili.id - Sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) di Surabaya bakal ditertibkan menyusul juru parkir (jukir) liar.
Pemkot Surabaya segera melakukan penertiban supeltas. Tujuannya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengendara di seluruh ruas jalan Kota Pahlawan.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan bahwa Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya akan segera menertibkan supeltas. Penertiban supeltas merupakan bagian dari rencana penertiban-penertiban parkir liar.
"Ini memang sudah kita mulai sebenarnya dengan Dishub untuk memetakan (supeltas) yang ada di titik-titik itu. Karena saya juga merasakan, waktu mau belok (putar balik) malah tambah macet," jelas Wali Kota Eri Cahyadi, Jumat (22/8/2025).
Ia juga meminta Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub, Trio Wahyu Bowo dalam waktu dekat memanggil seluruh supeltas yang ada di Kota Surabaya.
Dirinya ingin seluruh supeltas didata, dan akan diberi intervensi pekerjaan yang lebih layak.
"Kalau itu (supeltas) orang Surabaya, kasih pekerjaan yang layak. Kan kami punya Padat Karya, jadi kita akan tarik ke situ, kita sosialisasi itu dan sekarang sudah mulai berjalan," papar Wali Kota Eri.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
Tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, Wali Kota Eri juga khawatir dengan warganya yang setiap harinya bekerja sebagai supeltas.
Menurutnya, penghasilan sebagai supeltas tidak mencukupi bila digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
"Kadang saya juga miris, kenapa wargaku ada yang seperti itu, lalu hidupnya bagaimana? Pendapatannya berapa? Di samping itu, juga mengganggu orang lain, kadang ada (yang meminta uang) kemudian orang itu tidak terima, lalu tambah macet," paparnya.
Baca juga: Cegah Jukir Tidak Resmi, Dishub Surabaya Tempel Foto Petugas di 819 Titik Parkir
Wali Kota Eri menegaskan, Dishub Surabaya segera melakukan sosialisasi. Ia berharap, ada peran serta masyarakat untuk menyampaikan kepada pemkot jika masih menemui supeltas atau parkir liar di Kota Pahlawan.
Dirinya menambahkan, fenomena supeltas dan parkir liar masih menjadi konsen utama pemkot dalam melakukan penataan Kota Surabaya yang lebih baik ke depannya.
"Karena memang kami konsentrasinya ke sana (supeltas dan parkir liar)," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
