Arti, Manfaat hingga Tujuan Reshuffle

Arti, Manfaat hingga Tujuan Reshuffle © mili.id

Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Sekretariatan Presiden).

Surabaya, mili.id - Presiden Prabowo Subianto resmi menggulirkan reshuffle besar-besaran terhadap jajaran Kabinet Merah Putih (KMP), Senin (8/9/2025).

Sebanyak enam kementerian mengalami pergantian pucuk pimpinan, sementara satu kementerian baru mendapat nakhoda.

Baca juga: Prabowo: Pemerintah Terus Berbenah, Fokus Tuntaskan Agenda Pembangunan Nasional

Lantas, apa arti hingga tujuan reshuffle?

Reshuffle merupakan kata yang berasal dari bahasa Inggris.

Menilik Kamus Cambridge (Cambridge Dictionary), reshuffle adalah kegiatan mengubah posisi orang atau benda dalam kelompok tertentu.

Berhubung kelompok yang sedang dimaksud adalah kabinet, maka posisi orang yang diganti adalah menteri.

Berdasarkan Kamus Merriam-Webster mendefinisikan reshuffle sebagai aktivitas menata ulang atau melakukan reorganisasi dengan cara mendistribusikan unsur-unsur yang telah ada sebelumnya.

Dijelaskan bahwa istilah ini tidak secara khusus mengacu pada kabinet, melainkan juga untuk berbagai kondisi lainnya, seperti dalam permainan kartu.

Terakhir, berdasar tulisan dalam Journal of Political Sphere (JPS) berjudul 'Reshuffle Kabinet Pemerintahan Jokowi dan Dilema Sistem Presidensial Indonesia' oleh Annisah Putri dkk, dijelaskan bahwa reshuffle kabinet adalah hak prerogatif presiden dan lumrah terjadi dalam negara demokrasi.

Tujuan Reshuffle Kabinet

Sebagaimana telah disebut sebelumnya, reshuffle kabinet adalah kegiatan mengatur ulang atau melakukan reorganisasi (dalam hal ini kabinet).

Tujuannya tentu saja adalah untuk meningkatkan atau memperbaiki kinerja kabinet. Secara ringkas, dapat dirinci menjadi beberapa poin sebagai berikut:

Baca juga: Prabowo Pimpin Panen Raya TNI, Khofifah: Jawa Timur Pilar Ketahanan Pangan Nasional

1. Melakukan manajemen partai dan kabinet

2. Manajemen kinerja para Menteri

3. Menandai pergantian atau perubahan kebijakan pemerintah

4. Melakukan penyegaran

Manfaat Reshuffle Kabinet

Perlu dicatat bahwa manfaat reshuffle kabinet dapat bervariasi tergantung konteks politik, sosial, dan ekonomi yang terjadi. Tentu juga tidak ada jaminan bahwa reshuffle kabinet dapat membawa perubahan instan yang signifikan. Di antara manfaat reshuffle kabinet yakni:

Baca juga: Prabowo Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Tinjau Pasukan di Satlat Brimob Cikeas

1. Meningkatkan Efektivitas

Pergantian menteri dalam kabinet yang dianggap kurang mampu atau tidak kompeten dengan orang-orang yang diyakini lebih kompeten dapat membantu meningkatkan efektivitas kerja kabinet.

2. Mengatasi Kritik

Reshuffle kabinet juga dapat menjadi respons terhadap kritik yang ditujukan kepada kinerja pemerintah. Dengan mengubah anggota kabinet atau memperkenalkan figur-figur baru, pemimpin dapat mencoba merespons kekhawatiran masyarakat untuk meningkatkan kinerja.

3. Membangun Legitimasi dan Kredibilitas

Dalam beberapa kasus, melakukan reshuffle kabinet dapat membantu membangun atau memperkuat legitimasi dan kredibilitas pemimpin atau pemerintah. Ini bisa terjadi jika reshuffle dipandang sebagai langkah yang bijaksana dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat atau situasi politik yang berkembang.

Editor : Zain Ahmad



Berita Terkait