Trofi emas paling prestisius di dunia itu singgah di Jakarta Convention Center (JCC) dalam rangkaian Coca-Cola FIFA World Cup Trophy Tour, Kamis (22/1/2026).
Mili.id-Antusiasme pecinta sepak bola Tanah Air kembali bergelora. Meski Timnas Indonesia dipastikan gagal tampil di Piala Dunia 2026, para suporter tetap mendapat momen spesial dengan hadirnya trofi asli Piala Dunia 2026 di Jakarta.
Trofi emas paling prestisius di dunia itu singgah di Jakarta Convention Center (JCC) dalam rangkaian Coca-Cola FIFA World Cup Trophy Tour, Kamis (22/1/2026). Kesempatan langka tersebut langsung disambut gegap gempita para penggemar sepak bola yang ingin melihat langsung simbol supremasi tertinggi olahraga si kulit bundar.
Baca juga: Emosi Memuncak Usai Final Piala Dunia 2026, Paredes Terlibat Keributan dengan Pemain Spanyol
Kegagalan skuad Garuda di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia memang masih menyisakan kekecewaan. Perjalanan Jay Idzes dan rekan-rekannya terhenti, yang kemudian berujung pada berakhirnya kerja sama dengan pelatih Patrick Kluivert melalui mekanisme mutual termination. Namun, harapan baru tetap tumbuh seiring penunjukan John Herdman untuk menatap peluang di Piala Dunia 2030.
Sambil menanti mimpi itu terwujud, kehadiran trofi Piala Dunia di Jakarta menjadi obat rindu bagi publik nasional. Berdasarkan pantauan di lokasi, ratusan suporter rela mengantre demi mengabadikan momen bersejarah bersama trofi yang pernah diangkat oleh Lionel Messi dan kolega saat menjuarai Piala Dunia.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menyambut positif kedatangan trofi tersebut. Ia menilai ajang ini tidak hanya menghadirkan euforia sepak bola, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan olahraga nasional melalui kolaborasi dengan sektor swasta.
“Kami mendorong semua event besar yang diadakan di Jakarta dan daerah lain karena pembangunan daerah tidak hanya bisa dari government spending, tetapi juga perusahaan yang berinvestasi di Indonesia,” ujar Erick di JCC.
Dukungan serupa disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Menurutnya, Jakarta layak menjadi tuan rumah berbagai momen internasional, termasuk persinggahan trofi Piala Dunia, mengingat tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola dan kesiapan infrastruktur yang dimiliki.
Baca juga: Hujan 10 Gol! Inggris Tundukkan Prancis 6-4 dan Akhiri Piala Dunia 2026 dengan Medali Perunggu
“Sebagai kota yang memiliki daya saing, saya ingin Jakarta menjadi tempat momen-momen internasional. Fasilitas sepak bola Jakarta di Asia Tenggara tidak kalah dengan yang lain,” tegas Pramono. Ia berharap kehadiran trofi ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi warga, meski Indonesia belum pernah tampil sebagai juara dunia.
Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko dengan melibatkan 48 negara. Trofi Piala Dunia sendiri akan menyambangi sedikitnya 75 kota di berbagai negara dan dibawa menggunakan pesawat khusus. Sebelum tiba di Indonesia, trofi tersebut lebih dulu singgah di Malaysia.
Editor : Erwin Muhammad
