Update prakiraan cuaca hari ini Rabu (08/04/2026) Sumber: Instagram @infobmkgjuanda
Mili.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis prakiraan cuaca wilayah Jawa Timur pada Rabu (8/4/2026) dengan kondisi umum didominasi cerah berawan, namun masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan disertai petir di sejumlah daerah.
Berdasarkan informasi resmi BMKG Juanda, cuaca pada pagi hari diprakirakan cerah berawan. Meski demikian, potensi hujan petir tetap dapat terjadi secara lokal sehingga aktivitas masyarakat di luar ruangan diimbau untuk memperhatikan perkembangan cuaca.
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Sejumlah Wilayah Jatim Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir
Memasuki siang hingga sore hari, kondisi atmosfer masih memungkinkan terbentuknya awan hujan yang berpotensi menimbulkan hujan petir di beberapa wilayah Jawa Timur. BMKG Juanda menyebutkan kondisi ini menjadi pola cuaca dominan pada periode siang hari akibat dinamika atmosfer regional.
Pada malam hari, cuaca diperkirakan berubah menjadi berawan tebal dengan peluang hujan ringan. Sementara itu, menjelang dini hari, langit diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan bersifat lokal, sebagaimana disampaikan dalam rilis prakiraan cuaca harian BMKG Juanda.
Dari sisi suhu, BMKG Juanda mencatat temperatur udara di Jawa Timur berada pada kisaran 13 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 60 hingga 100 persen. Angin umumnya bertiup dari arah utara dengan kecepatan berkisar 5 hingga 15 kilometer per jam.
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa Sejumlah Wilayah Bali
Kondisi Cuaca Maritim Relatif Stabil
Selain kondisi daratan, BMKG Juanda juga merilis prakiraan cuaca maritim di perairan Jawa Timur yang secara umum didominasi cuaca berawan dengan kondisi angin relatif stabil.
Di wilayah Laut Jawa bagian timur, angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan maksimum mencapai 24 knot atau sekitar 44 kilometer per jam, sementara tinggi gelombang diperkirakan berkisar 0 hingga 0,7 meter.
Untuk kawasan Selat Madura, angin tercatat bergerak dari arah utara dengan kecepatan maksimum 21 knot atau sekitar 39 kilometer per jam, serta tinggi gelombang relatif rendah pada kisaran 0 hingga 0,4 meter, berdasarkan data prakiraan BMKG Juanda.
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Aceh, Warga Diminta Waspada
Sementara itu, di perairan selatan Jawa Timur, angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan maksimum mencapai 18 knot atau sekitar 33 kilometer per jam. Ketinggian gelombang diprakirakan berada di kisaran 0,5 hingga 1,1 meter.
BMKG Juanda mengimbau nelayan serta pengguna jasa transportasi laut untuk selalu memperhatikan informasi cuaca terkini sebelum beraktivitas di laut guna meminimalkan risiko keselamatan akibat perubahan cuaca secara tiba-tiba.
Editor : Redaksi
