Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.164 per Dolar AS, Tertahan Sentimen Global

Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.164 per Dolar AS, Tertahan Sentimen Global © mili.id

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS

Mili.id - Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan pada awal perdagangan Senin (20/4/2026). Mata uang Garuda tercatat berada di level Rp17.164 per dolar AS, naik 25 poin atau sekitar 0,15 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Di tengah penguatan rupiah, mayoritas mata uang Asia justru melemah. Yen Jepang, baht Thailand, yuan China, hingga won Korea Selatan kompak berada di zona merah, sementara peso Filipina menjadi salah satu yang mencatat penguatan tipis. Tekanan juga dialami dolar Singapura dan dolar Hong Kong yang sama-sama dibuka melemah.

Baca juga: Rupiah Melemah, Dolar AS Sentuh Level Rp17.700

Sementara itu, pergerakan mata uang negara maju menunjukkan tren serupa. Euro, poundsterling Inggris, dan franc Swiss tercatat melemah, diikuti oleh dolar Australia dan dolar Kanada yang juga mengalami penurunan pada awal perdagangan.

Baca juga: Rupiah Tertekan, BI Dipanggil DPR: Perry Warjiyo Hadiri Raker Komisi XI

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM nonsubsidi. Langkah ini dinilai dapat mengurangi tekanan terhadap anggaran negara, sehingga memberi sentimen positif bagi pasar.

Namun demikian, penguatan rupiah masih terbatas oleh ketidakpastian global, khususnya terkait situasi di Selat Hormuz serta perkembangan perundingan antara Amerika Serikat dan Iran. Investor juga cenderung bersikap hati-hati sambil menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang akan digelar pekan ini.

Baca juga: Rupiah Melemah, Pernyataan Prabowo Dinilai Remehkan Dampak Ekonomi

Untuk hari ini, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.100 hingga Rp17.250 per dolar AS, seiring dinamika sentimen domestik dan global yang masih fluktuatif.

Editor : Redaksi



Berita Terkait