Jawa Timur

Bupati Magetan Perkuat Sinergi dengan BPOM, Dorong UMKM Naik Kelas dan Pangan Aman

Bupati Magetan Perkuat Sinergi dengan BPOM, Dorong UMKM Naik Kelas dan Pangan Aman © mili.id

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menerima audiensi Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya, Yudi Noviandi, di Ruang Rapat Pendapa Surya Graha, Rabu (22/4/2026).

Mili.id - Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menerima audiensi Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya, Yudi Noviandi, di Ruang Rapat Pendapa Surya Graha, Rabu (22/4/2026). Pertemuan ini difokuskan pada penguatan pengawasan produk serta kemudahan perizinan bagi pelaku usaha di Kabupaten Magetan.

Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Kesehatan, hingga Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.

Baca juga: Bakorwil Malang Tegaskan Peran Baru sebagai Katalisator Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Kawasan Selatan

Dalam kesempatan itu, Yudi Noviandi menyampaikan perkembangan penting berupa berdirinya Loka atau Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di Madiun. Kehadiran unit ini mencakup wilayah kerja se-Keresidenan Madiun, termasuk Magetan, sehingga diharapkan mampu mempercepat layanan, koordinasi, dan pengawasan di daerah.

Selain menjalankan fungsi pengawasan obat, makanan, dan kosmetik, BPOM juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaku usaha melalui pendampingan perizinan, edukasi keamanan pangan kepada masyarakat, serta penegakan hukum terhadap peredaran produk yang tidak memenuhi standar higienis.

Forum audiensi juga dimanfaatkan oleh para kepala OPD untuk menyampaikan berbagai kendala di lapangan, khususnya terkait proses perizinan dan kualitas produk lokal.

Baca juga: Kaltim Dipuji Ramah UMKM, Menteri Maman Kaget Birokrasi Perizinan Super Cepat

Bupati Nanik memberikan perhatian khusus terhadap laporan Dinas Kesehatan mengenai kualitas pangan, terutama produk Industri Rumah Tangga (IRT). Ia menegaskan pentingnya menjaga standar kebersihan dan keamanan produk agar tetap layak konsumsi.

“Produk IRT harus terus dijaga kualitas dan kehigienisannya. Kerja sama dengan BPOM perlu ditingkatkan agar keamanan pangan di Magetan tetap terjamin,” tegasnya.

Baca juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 di Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Bahagiakan dan Jaga Lansia Bermartabat

Menanggapi kendala yang dihadapi pelaku UMKM dalam mengurus izin BPOM, Bupati juga menginstruksikan jajarannya untuk lebih proaktif. Dinas Perindustrian dan Perdagangan diminta memperkuat komunikasi dengan BPOM, sekaligus memberikan pendampingan berkelanjutan serta sosialisasi menyeluruh terkait prosedur dan persyaratan teknis perizinan.

Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk membangun ekosistem usaha yang sehat di Magetan. Pemerintah berharap produk lokal tidak hanya mampu bersaing di pasar, tetapi juga memenuhi standar keamanan dan kesehatan bagi konsumen.

Editor : Redaksi



Berita Terkait