Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Ngoro, Polisi Temukan Surat Wasiat Pria Asal Tulungagung

Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Ngoro, Polisi Temukan Surat Wasiat Pria Asal Tulungagung © mili.id

Ganbar kaki jenasah. Ilustrasi (AI)

Mili.id – Warga Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di kamar kos, Minggu (4/5/2026) pagi.

MUFR (24) ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB setelah penjaga kos bersama penghuni lain mencium bau tidak sedap dari dalam kamar korban.

Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Empat Lokasi

Kapolsek Ngoro, AKP Heru Purwandi, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya temuan mayat di salah satu rumah kos di wilayah tersebut.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Korban ditemukan di dalam kamar dalam kondisi terikat tali,” ujar AKP Heru Purwandi, Minggu.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan sejumlah barang bukti, termasuk sebuah surat yang diduga ditulis korban sebelum meninggal dunia.

Baca juga: Tergiur Ritual Penggandaan Uang, Warga Kehilangan Rp22 Juta di Mojokerto

“Di lokasi kami menemukan surat yang berisi keterangan terkait utang korban. Nilainya sekitar Rp26 juta. Namun ini masih kami dalami dan lakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat masuk ke kamar kosnya pada 1 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB dan setelah itu tidak lagi terlihat keluar.

Polisi juga menyebut korban diketahui bekerja di salah satu perusahaan di wilayah Ngoro dan berasal dari Kabupaten Tulungagung.

Baca juga: 49 Adegan Sadis! Detik-detik Badut Mainan Habisi Mertua di Mojokerto Direka Ulang

Saat ini jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan pemeriksaan medis lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih berupaya menghubungi pihak keluarga korban serta mendalami motif maupun penyebab pasti kematian.

“Proses penyelidikan masih berlangsung, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami barang bukti yang ditemukan di lokasi,” pungkas AKP Heru Purwandi.

Editor : Redaksi



Berita Terkait