eristiwa tragis yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) pagi itu mengakibatkan Siti Arofah (54), yang merupakan ibu mertua pelaku, meninggal dunia
Mili.id - Kasus penganiayaan dalam lingkup keluarga yang terjadi di Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, mulai menemukan titik terang.
Motif pelaku diduga kuat dipicu rasa cemburu terhadap istrinya yang disinyalir terlibat perselingkuhan.
Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Empat Lokasi
Peristiwa tragis yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) pagi itu mengakibatkan Siti Arofah (54), yang merupakan ibu mertua pelaku, meninggal dunia. Sementara itu, Sri Wahyuni (35), istri pelaku, mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Pelaku yang diketahui bernama Satuan (43) hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Ketua RT 2 RW 1 setempat, M Suroto, mengungkapkan bahwa rumah tangga pelaku dan istrinya memang kerap diwarnai pertengkaran. Perselisihan tersebut dipicu oleh faktor ekonomi serta kecurigaan pelaku terhadap aktivitas istrinya.
“Memang sering cekcok. Selain masalah ekonomi, pelaku juga kerap curiga dengan pekerjaan istrinya di sablon, dianggap ada yang tidak jelas,” ujar Suroto kepada wartawan, Rabu (6/5/2026).
Kecurigaan itu, lanjutnya, semakin memuncak setelah pelaku menemukan adanya aliran dana dari pria lain ke rekening istrinya.
Baca juga: Tergiur Ritual Penggandaan Uang, Warga Kehilangan Rp22 Juta di Mojokerto
“Pelaku sempat menemukan bukti transfer dari laki-laki lain, bahkan sempat ditunjukkan langsung,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan oleh tetangga korban, Nur Aidah. Ia menyebut konflik dalam rumah tangga pasangan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan dipicu rasa cemburu.
“Memang sudah lama ada masalah. Katanya karena dugaan perselingkuhan dari pihak istri. Mereka sering bertengkar, tapi tidak pernah sampai terdengar keluar rumah,” ungkapnya.
Meski berbagai keterangan dari warga mengarah pada motif cemburu, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Baca juga: 49 Adegan Sadis! Detik-detik Badut Mainan Habisi Mertua di Mojokerto Direka Ulang
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Aldino Prima Wirdan, menegaskan bahwa sementara ini motif mengarah pada persoalan keluarga.
“Dugaan sementara karena masalah keluarga. Masih kami dalami. Pelaku juga masih dalam pengejaran. Yang jelas, ini kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” tegasnya.
Dari lokasi kejadian, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang diduga digunakan oleh pelaku dalam aksi tersebut.
Editor : Redaksi
