Tahajud dan Rahasia Kecerdasan Otak

Tahajud dan Rahasia Kecerdasan Otak © mili.id

Mili.id  – Salat tahajud selama ini dikenal sebagai salah satu ibadah sunnah yang paling utama setelah salat fardu. Selain memiliki nilai spiritual yang tinggi, tahajud juga disebut memiliki manfaat besar bagi kesehatan mental dan kecerdasan otak manusia.

Dilansir dari FK UII,Dalam ajaran Islam, salat tahajud termasuk ibadah sunnah muakkad, yakni amalan yang sangat dianjurkan dan tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW. Keutamaan tahajud juga ditegaskan dalam hadis riwayat Muslim, “Salat yang paling utama setelah salat fardu adalah salat pada waktu malam.”

Baca juga: BAZNAS Surabaya Perkuat Layanan Kesehatan, Warga Krembangan Terima Bantuan Alat Bantu Dengar

Meski memiliki banyak keutamaan, tahajud menjadi salah satu ibadah sunnah yang cukup berat dijalankan. Waktu pelaksanaannya berada di sepertiga malam terakhir, sekitar pukul 01.00 dini hari hingga menjelang subuh. Kondisi tubuh yang lelah setelah aktivitas seharian membuat banyak orang kesulitan bangun untuk melaksanakannya.

Namun di balik tantangan tersebut, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa waktu tahajud bertepatan dengan kondisi otak yang berada pada fase gelombang alfa. Gelombang alfa merupakan kondisi ketika pikiran berada dalam keadaan tenang, rileks, namun tetap fokus.

Melalui alat Electroencephalograph (EEG), para peneliti menemukan bahwa gelombang alfa memiliki frekuensi 8–13 Hz dan berkaitan dengan peningkatan aktivitas pada bagian otak Reticular Activating System (RAS). Aktivitas ini berpengaruh terhadap tingkat fokus, konsentrasi, dan kemampuan memahami informasi dengan lebih cepat.

Baca juga: FK UWKS Edukasi Nutrisi dan Hidrasi Sehat, Warga Batang-Batang Daya Antusias Cegah Gangguan Saluran Kencing

Kondisi tersebut dinilai sangat mendukung pelaksanaan tahajud, karena seseorang berada dalam keadaan yang lebih khusyuk dan tenang saat berdoa maupun bermunajat kepada Tuhan.

Penelitian lain yang dilakukan Qomariyah dan Mulyono juga menunjukkan bahwa paparan gelombang alfa mampu meningkatkan kecerdasan mencit. Dalam penelitian tersebut, mencit yang dipaparkan gelombang alfa melalui bacaan Al-Qur’an dan musik tertentu terbukti lebih cepat menyelesaikan labirin dibandingkan kelompok kontrol.

Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa gelombang alfa dapat merangsang aktivitas saraf dan meningkatkan proses pembelajaran serta memori. Hal ini berkaitan dengan aktifnya senyawa kimia dan sistem persinyalan otak yang mendukung kecerdasan.

Baca juga: FK UWKS Perkuat Upaya Cegah Kanker Serviks, Puluhan Perempuan di Sumenep Ikuti Edukasi dan Skrining Pap Smear

Berdasarkan temuan tersebut, salat tahajud diyakini tidak hanya memberi manfaat spiritual, tetapi juga membantu mengoptimalkan fungsi otak. Saat seseorang bangun di malam hari dan melaksanakan tahajud, otak berada pada kondisi terbaik untuk menerima dan mengolah informasi.

Karena itu, tahajud tidak hanya dipandang sebagai ibadah mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai kebiasaan positif yang berpotensi meningkatkan kualitas berpikir, fokus, dan daya ingat seseorang jika dilakukan secara rutin.
 
 
 

Editor : Redaksi



Berita Terkait