Lokasi kecelakaan maut sepeda dengan truk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Jalan Raya Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari, Sabtu (16/5/2026) siang.
Mili.id – Perjalanan pulang usai mendaki Puncak Lorokan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, berakhir tragis bagi dua pelajar asal Surabaya.
Sepeda motor yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan dengan truk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Jalan Raya Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari, Sabtu (16/5/2026) siang.
Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Empat Lokasi
Dalam peristiwa tersebut, seorang pelajar berinisial FA (17), warga Kecamatan Wonokromo, Surabaya, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara rekannya, AS (17), mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda BeAT bernopol L 3037 BBA dengan membonceng temannya. Keduanya melaju dari arah selatan ke utara atau dari Pacet menuju Mojosari usai turun dari kawasan pendakian Lorokan.
Sesampainya di Jalan Raya Desa Awang-Awang, tepatnya sebelum traffic light simpang empat Awang-Awang, motor korban diduga bertabrakan dengan truk KDMP bernopol B 9913 XLZ yang melaju dari arah berlawanan, yakni Mojosari menuju Pacet.
Benturan keras membuat kedua remaja tersebut terpental dan terkapar di tengah jalan. Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan langsung berhamburan menuju lokasi kejadian.
“Motornya dari arah selatan, truknya dari utara. Terdengar suara benturan keras, tahu-tahu dua orang sudah tergeletak di jalan,” ujar Ita, warga setempat di lokasi kejadian.
Keterangan serupa disampaikan Qodim, tukang tambal ban yang berada tak jauh dari lokasi kecelakaan. Ia mengaku mendengar suara benturan keras sebelum mengetahui terjadi kecelakaan antara sepeda motor dan truk KDMP.
Baca juga: Tergiur Ritual Penggandaan Uang, Warga Kehilangan Rp22 Juta di Mojokerto
“Truknya itu truk Koperasi Merah Putih lawan sepeda motor. Saya kurang tahu persis kronologinya, cuma terdengar suara keras sekali,” katanya.
Akibat kecelakaan tersebut, FA mengalami luka parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke ruang pemulasaraan jenazah RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk keperluan visum.
Sedangkan AS selamat, namun mengalami luka di sejumlah bagian tubuh dan mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit yang sama.
Teman korban lainnya, MA (17), mengungkapkan bahwa mereka sebelumnya mendaki Puncak Lorokan bersama-sama. Namun saat perjalanan pulang menuju Surabaya, posisi rombongan sempat terpisah karena kondisi lalu lintas.
Baca juga: 49 Adegan Sadis! Detik-detik Badut Mainan Habisi Mertua di Mojokerto Direka Ulang
“Sampai di Awang-Awang macet panjang. Saya jalan pelan di pinggir jalan, ternyata ada kecelakaan. Dari jauh motornya mirip punya teman saya, pas didekati ternyata benar,” ujarnya dengan nada syok.
Dari pantauan di lokasi, truk KDMP berwarna putih yang terlibat kecelakaan diketahui sedang mengangkut palet dan paket minyak goreng.
Sementara itu, Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti kendaraan, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Editor : Redaksi
