Ambil Bola yang Masuk Jurang, Remaja di Depok Terbaring Empat Jam Menanti Pertolongan

Ambil Bola yang Masuk Jurang, Remaja di Depok Terbaring Empat Jam Menanti Pertolongan © mili.id

Mili.id – Momen bermain sepak bola berubah menjadi insiden yang menegangkan bagi seorang remaja berinisial MT (14) di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Korban terjatuh ke lahan menyerupai jurang sedalam sekitar lima meter saat berusaha mengambil bola yang masuk ke area tersebut.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (5/7/2026) sore itu membuat MT terbaring di dasar jurang selama sekitar 4 jam 25 menit. Korban bahkan sempat kehilangan kesadaran sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok.

Baca juga: Balai Kota Depok Disulap Jadi Ruang Olahraga, Lapangan Tenis dan Jogging Track Gratis Segera Hadir

Proses penyelamatan berlangsung dramatis karena dilakukan saat malam mulai tiba dengan kondisi pencahayaan yang minim. Petugas memasang lampu penerangan di sekitar lokasi sebelum menurunkan sejumlah personel ke dasar jurang menggunakan peralatan penyelamatan. Sementara itu, tim lain bersiaga di atas untuk menarik korban dengan sistem tali.

Komandan Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, Tesy Haryati, menjelaskan insiden bermula ketika korban bermain sepak bola bersama teman-temannya.

"Korban lagi main bola. Bolanya jatuh ke jurang, lalu korban langsung melompat mengambil bola tanpa memperhatikan kondisi medan," ujar Tesy, Selasa (7/7/2026).

Baca juga: Sapi Kurban 350 Kilogram Terperosok ke Gorong-gorong, Damkar Jaktim Lakukan Evakuasi Dramatis

Setelah berada di dasar jurang, korban mengalami cedera sehingga tidak mampu kembali naik. Teman-temannya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga, yang selanjutnya meminta bantuan Damkar untuk melakukan evakuasi.

Tesy mengungkapkan, tim penyelamat sempat menghadapi kendala saat menuju lokasi karena akses yang cukup sulit. Petugas harus melewati area persawahan dan terjebak kemacetan sehingga waktu tempuh menjadi lebih lama.

"Kesulitannya saat menuju lokasi. Jalannya melewati sawah dan saat itu kondisi lalu lintas juga macet, sehingga tim tidak bisa tiba secepat yang diharapkan," katanya.

Baca juga: Ular Besar Masuk Rumah Warga Magersari, Petugas BPBD Kota Mojokerto Evakuasi dari Bawah Lemari

Sesampainya di lokasi, proses evakuasi belum langsung dilakukan. Orang tua korban meminta ambulans beserta tenaga medis terlebih dahulu berada di lokasi karena khawatir anaknya mengalami patah tulang akibat terjatuh dari ketinggian.

Setelah seluruh prosedur keselamatan dipastikan, petugas akhirnya berhasil mengangkat korban dari dasar jurang dan membawanya ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Editor : Redaksi



Berita Terkait