Duh! Puluhan Video dan Foto Syur Siswi SMK di Tulungagung Tersebar

Duh! Puluhan Video dan Foto Syur Siswi SMK di Tulungagung Tersebar © mili.id

Ilustrasi/mili.id

Tulungagung - Puluhan video dan foto syur siswi SMK di Tulungagung beredar luas. Kasus itu kini telah ditangani polisi.

Informasi yang diperoleh mili.id, ada 26 video dan 20 foto syur siswi SMK Negeri itu bersama remaja diduga pacarnya.

Baca juga: Bhabinkamtibmas Kel. Kedungsoko Dampingi Warga Laksanakan Pemantauan tanaman jagung

Video itu diduga sudah tersebar di masyarakat, setelah orangtua korban menerima pesan singkat dari nomor tidak dikenal.

Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi melalui Kanit Pelayananan Perempuan dan Anak (PPA), Ipda Fatahillah Aslam menyebut bahwa kasus penyebaran konten porno tersebut masih proses penyelidikan dan pengembangan.

"Untuk barang bukti sementara ini masih belum ada tambahan. Setelah kami terima laporan dari orangtua korban, kami hanya memiliki barang bukti berupa 26 video dan 20 foto yang tersebar," jelas Fatahillah saat dikonfirmasi mili.id, Kamis (25/1/2024).

Menurut Fatahillah, dari hasil penyelidikan belum belum bisa dipastikan apakah yang berperan dalam video tersebut merupakan sepasang kekasih atau bukan.

Baca juga: Bhabinkamtibmas Desa Tapan Kec.Kedungwaru Laksanakan giat monitoring, dialogis dengan petani Jagung

"Penyelidikan kami fokuskan dulu siapa yang mengirim (menyebar) video dan foto itu," terangnya.

Selanjutnya, Unit PPA juga akan memanggil saksi-saksi, maupun terduga pemeran dalam video itu bila sudah ada titik terang.

Sejak dilaporkan dan ditangani oleh Unit PPA, lanjut Fatahillah, pihaknya sementara hanya memeriksa kedua orangtua siswi SMK yang menerima pesan itu.

Baca juga: Polres Gresik Raih Juara 1 Video Rampcheck Terbaik se-Jatim, Bukti Komitmen Keselamatan Lalu Lintas

Sementara untuk siswi SMK tersebut masih belum bisa dimintai keterangan, karena kondisi mentalnya belum stabil.

"Pemeriksaan sudah pada orangtua korban. Kalau untuk Korbannya sendiri sampai sekarang masih trauma. Jadi belum kami periksa dan belum dimintai keterangan. Kita akan dalami lagi, semoga ada bukti tambahan lainnya," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait