Anggota KPPS Bondowoso Meninggal Usai Kerja Malam di Pabrik Triplek

Anggota KPPS Bondowoso Meninggal Usai Kerja Malam di Pabrik Triplek © mili.id

Sofyan Ansori, anggota KPPS di Bondowoso yang meninggal usai kerja lembur (Foto: Dok. Pribadi)

Bondowoso - Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bernama Sofyan Ansori (23), warga Bondowoso meninggal dunia, usai kerja malam di pabrik tripek.

Dia meninggal pada Kamis (22/2/2024) pagi, usai kerja shift malam di pabrik triplek Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Rabu (21/2/2024) malam.

Baca juga: Jumat Berkah Berbagi Polres Bondowoso, 500 Nasi Kotak Dibagikan kepada Jamaah Usai Salat Jumat

Sofyan Ansori merupakan anggota KPPS di TPS 06, Desa/Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso pada 14 Februari 2024 lalu.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Maesan, Abdurrahman mengatakan, sebelum meninggal, Sofyan sempat meminta makan kepada istrinya lalu beristirahat.

"Beliau kerja di pabrik triplek bagian shift malam. Dari jam 7 malam (Rabu) sampai jam 7 pagi (Kamis)," ungkap Abdurrahman kepada mili.id, Jumat (23/2/2024).

Usai pulang kerja, Sofyan sempat ke rumah neneknya di Desa Sumbersari, Kecamatan Maesan. Lalu ke rumah istrinya di Desa Sumberpakem, kecamatan yang sama, sekitar pukul 8.00 WIB.

"Setelah sampai rumah, Sofyan meminta makan kepada istrinya lantas pamit tidur. Waktu tidur, istrinya mendengar Sofyan mendengkur tidak wajar. Setelah coba dibangunkan, ternyata yang bersangkutan sudah meninggal," paparnya.

Baca juga: Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bondowoso Tebar Kepedulian untuk Purnawira dan Warakawuri

Sofyan meninggalkan istrinya yang sedang mengandung sang buah hati, dengan usia 4 bulan.

"Mereka pengantin baru. Katanya baru menikah 10 bulanan dan istrinya hamil 4 bulan," tuturnya.

Sofyan diketahui sebagai pria pekerja keras. Bahkan usai pekerjaannya di TPS tuntas, malam harinya dia masih bekerja lembur di pabrik triplek.

Baca juga: Heboh Foto ‘Pocong’ di Bondowoso, Bhabinkamtibmas Polsek Binakal Bergerak Cepat Ungkap Fakta Sebenarnya

"Bahkan saat rekapitulasi hasil pemungutan suara di tingkat PPK Maesan, almarhum masih mengikuti prosesnya," ucapnya.

Dugaan penyebab kematiannya masih belum diketahui secara pasti.

"Karena yang bersangkutan tidak mengeluh sakit apapun sebelumnya. Tampaknya kondisinya sehat, lalu tiba-tiba meninggal dunia," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait