Hebat, 10 Mahasiswa Surabaya ini Lolos IISMA Co-Funding 2024

Hebat, 10 Mahasiswa Surabaya ini Lolos IISMA Co-Funding 2024 © mili.id

10 mahasiswa PCU penerima beasiswa IISMA 2024 skema Co-Funding. PCU for Mili.id)

Surabaya - Sebanyak 10 mahasiswa Petra Christian University (PCU) dari berbagai program studi berhasil lolos dalam (Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) skema Co-Funding 2024 yang digelar Kemdikbudristek.

“Ini merupakan kesempatan kedua bagi mahasiswa pejuang IISMA reguler yang belum beruntung. Mereka melakukan studi selama satu semester di perguruan tinggi ternama di berbagai negara,” kata Kepala Kantor Urusan Internasional PCU, Elisa Christiana, Rabu (29/5/2024).

Baca juga: Adventure Playland Ramaikan Liburan Sekolah di Four Points

Dia menambahkan, total jumlah pendaftar IISMA Co-Funding 2024 kali ini mencapai 833 mahasiswa, dan hanya 485 mahasiswa saja dari seluruh Indonesia yang diterima.

“Artinya ke-10 mahasiswa PCU mampu bersaing secara nasional dan siap menjalin jejaring di tingkat internasional, mereka akan belajar di lima negara yang berbeda, yaitu Korea Selatan, Inggris, Hongaria, Malaysia, dan Polandia,” imbuh Elisa.

Memahami IISMA Co-Funding

Seperti sistem Split Bill, IISMA Co-Funding yang diluncurkan sejak tahun lalu itu merupakan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia (sarjana dan vokasi) dengan sistem skema pendanaan parsial (sebagian) antara mahasiswa dan pemerintah Indonesia.

Tercatat ada 44 negara yang bisa dipilih oleh para mahasiswa IISMA Co-Funding 2024 ini untuk belajar selama satu semester.

Untuk mendapatkan beasiswa yang prestigious ini, para mahasiswa harus melewati beberapa tahap yang membutuhkan usaha keras, antara lain seleksi berkas, tes Kebhinekaan, wawancara hingga membuat esai.

Berikut kisah para mahasiswa PCU yang lolos IISMA Co-Funding 2024
Salah satunya yakni Gilbert Kent.

Baca juga: Grahadi Membara! Demo Indonesia Sekarat Berujung Ricuh

Meski gagal saat pendaftaran IISMA 2024 dengan skema reguler, itu tak membuat Gilbert Kent patah semangat. Ia justru semakin giat dalam mempersiapkan diri untuk mencoba di skema yang lain.

Tak sia-sia, usaha Gilbert akhirnya membuahkan hasil. Mahasiswa Business Management itu diterima di University of Szeged, Hongaria dalam IISMA 2024 skema Co-Funding.

“Aku pengen mendapatkan ilmu secara global sekaligus berinteraksi langsung dengan mahasiswa beda negara. Awalnya ingin kuwujudkan setelah lulus S1, tetapi ketika ada pengumuman IISMA ini aku pun tak menyia-nyiakan kesempatan. Meski sempat gagal, aku tetap mencoba terus. Bahkan aku sudah punya rencana jika tak lolos IISMA Co-Funding, maka aku akan tetap mencoba IISMA jalur lainnya,” kata Gilbert.

Menurut pria yang kini sedang menjalani masa PRS (Pemilihan Rancangan Studi) di University of Szeged itu, proses yang paling susah adalah saat pembuatan esai.

Seleksi awal dalam Bahasa Inggris itu menjadi penentu tentang bagaimana para pendaftar dapat mengekspresikan diri hanya melalui kata-kata, tanpa ada ekspresi tambahan yang membantu menjelaskan.

Baca juga: FK UWKS Turun ke Sumenep, Ratusan Warga Nikmati Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Medis

“Jadi tulisannya harus benar-benar bagus,” kata Gilbert.

Rencananya Gilbert akan berangkat pada awal September 2024 dan kembali pada akhir Januari 2025.

Ia memilih Fakultas Health Sciences sebagai pilihan pertama, Fakultas Education Courses sebagai pilihan kedua, dan Business Administration and Management sebagai pilihan ketiga.

 

Editor : Aris S



Berita Terkait