Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sumur Banten, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
Rabu, 08 Jul 2026 10:15 WIBGempa Magnitudo 5,5 Guncang Sumur Banten, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sumur Banten, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
Penanganan perkara kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tukang ojek pangkalan, Al Amin Maksum, di wilayah Kabupaten Pandeglang berakhir melalui mekanisme restorative justice setelah kedua belah pihak sepakat berdamai.
Muhaimin Iskandar Tegaskan Peran Strategis Pers pada Puncak HPN 2026 di Banten
Menuju Puncak HPN 2026 : Seno dari Tempo ke Borobudur Writers and Cultural Festival
Dua pohon asam jawa berukuran besar dan berusia tua tumbang dan menimpa satu rumah serta dua rumah toko (ruko) di Jalan Ciruas–Petir Km 7, Kelurahan Nyapah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten. Peristiwa ini menyebabkan satu orang mengalami luka aki
Kota Serang, Banten, dilanda banjir akibat cuaca ekstrem yang terjadi sejak Minggu (11/1). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat sebanyak 1.579 rumah terendam banjir dan 501 warga terpaksa mengungsi.
Setelah melalui proses panjang, dualisme kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten akhirnya berakhir.
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menegaskan bahwa penetapan Banten sebagai tuan rumah HPN 2026, membawa misi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.
PLN UP2B DKI Jakarta dan Banten Luncurkan Program TJSL Konversi Kendaraan Listrik Di SMK Dinamika Pembangunan 1 Sebagai Wujud Program Berkelanjutan Bidang Energi Dan Pendidikan
Tersangka juga menjaminkan sertifikat tanah milik kerabatnya, yang berbuntut pemilik sertifikat marah dan membawa celurut mencari tersangka.
Sebelum mengamuk di kantor desa, Nanang juga mengamuk di rumah Kades Musawir, dengan cara merusak barang dagangan di toko kelontong milil istri kades.
Ada truk boks yang juga terlibat kecelakaan dua bus ini.
Satu pengendara meninggal dunia saat menuju rumah sakit, sedang dua lainnya menderita luka-luka.
Bergabungnya belasan partai politik (Parpol) dalam mengusung calon tunggal Eri-Armuji justru melemahkan kekuatan politik PDIP di Surabaya.
Kecelakaan ini diakibatkan kekurangan hati-hatian sopir ketika hendak mendahului kendaraan di depannya, dan ditambah lagi di jalur tabrakan minim penerangan jalan.