Bakorwil Malang Gelar LPBB Cup 2026, Tanamkan Nasionalisme dan Penguatan Karakter Generasi Muda
Jumat, 22 Mei 2026 19:10 WIBBakorwil Malang Gelar LPBB Cup 2026, Tanamkan Nasionalisme dan Penguatan Karakter Generasi Muda
Bakorwil Malang Gelar LPBB Cup 2026, Tanamkan Nasionalisme dan Penguatan Karakter Generasi Muda
Polri Perkuat Komitmen Keselamatan Penjaga Perdamaian Dunia, Tegaskan Kerja Sama Berkelanjutan dengan PBB
Serangan di Tengah Gencatan Senjata, Tentara Prancis Tewas: Indonesia Kecam dan Serukan Penahanan Diri
BRI Hadirkan Pembayaran PBB Online di BRImo, Promo Cashback hingga 13%
Indonesia resmi terpilih sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk periode 2026. Penetapan ini bertepatan dengan peringatan 20 tahun berdirinya Dewan HAM PBB sejak dibentuk pada 2006.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo turut menyampaikan pentingnya Deklarasi New York yang dianggap telah memberikan jalur damai dan adil menuju perdamaian. Menurutnya, pengakuan kenegaraan harus membawa arti perdamaian sejati bagi semua pihak.
Konferensi yang dipimpin bersama oleh Prancis dan Arab Saudi ini menjadi salah satu forum penting bagi komunitas internasional untuk meneguhkan kembali komitmen global terhadap solusi dua negara, sekaligus menggalang dukungan nyata bagi implementasinya.
"Pengurangan ini kami berikan untuk membantu mengurangi beban masyarakat, sekaligus bentuk keberpihakan kami kepada masyarakat," terang Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.
Program FPBB bertujuan untuk meningkatkan kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat dengan menambahkan zat gizi penting ke dalam bahan makanan pokok seperti tepung terigu, minyak goreng, dan garam.
Program ini berlaku bagi tunggakan pajak sejak tahun 1994 hingga 2024.
Alasan utama yang mendasari keluarnya Indonesia dari PBB adalah karena saat itu Malaysia diterima oleh PBB sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan.
Pemerintah Kota Mojokerto juga memberikan penghargaan berupa hadiah utama sebuah motor matic kepada wajib pajak yang membayar PBB-P2 sebelum 30 September 2024 dengan cara undian.
Penghargaan diharapkan dapat mendorong lebih banyak warga untuk membayar pajak tepat waktu.
Dalam perlombaan di hari kedua ini, para peserta Lomba PBB dan Defile dituntut untuk memperagakan gerakan yang memerlukan keseragaman, kesigapan dan konsentrasi, sehingga akan tercipta kekompakan.
Ketahanan pangan tetap menjadi isu kritis di banyak negara, terutama di negara berkembang.