Wali Kota Eri Cahyadi Buka Suara soal Heboh Es Krim Beralkohol di PTC Surabaya
Selasa, 08 Apr 2025 18:01 WIBWali Kota Surabaya Eri Cahyadi buka suara soal penyegelan stan penjual es krim yang diduga mengandung alkohol.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi buka suara soal penyegelan stan penjual es krim yang diduga mengandung alkohol.
"Saya berharap RT/RW sudah pengecekan, yang masuk harus lapor," terang Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Ketika ditemukan tubuh korban tidak utuh, korban diduga tertabrak KA Sancaka yang melaju dari arah Stasiun Wonokromo menuju ke Stasiun Gubeng.
DPRD Surabaya segera memanggil pemilik tenant yang menjual es krim diduga mengandung alkohol tersebut.
Langkah ini diambil Satpol PP Surabaya untuk memastikan es krim itu mengandung alkohol atau tidak.
Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono membuka acara dengan ucapan selamat Idul Fitri dan mengajak seluruh jajaran untuk saling memaafkan.
Saat itu korban sedang tidur.
Merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025.
Gerai SIM Cak Bhabin dan Simling beroperasi Senin-Kamis mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Salah satu saksi di lokasi, Muhammad Machfud mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, api berasal dari bedeng yang ia tidak tahu sumbernya.
Jenazah Avianti langsung dievakuasi oleh petugas BPBD Kota Surabaya ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Dokter Soetomo.
Hal itu disampaikan anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono.
Direktur Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi mengarahkan agar mengonfirmasi hal itu ke pihak penjual es krim beralkohol.
Tenant di Lantai UG PTC Mall Surabaya tersebut terlihat tertutup kain hitam.