Kapolsek Sukolilo Kompol I Made Patera didampingi Kanit Reskrim Ipda Aan menginterogasi tersangka. (Istimewa)
Surabaya - Satu pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) komplotan Muafi (21) dan Bahrul Ulum (20), yang mendapat hadiah timah panas di momen HUT Bhayangkara pada Senin (1/7/2024) kemarin, akhirnya ditangkap Unit Reskrim Polsek Sukolilo.
Tersangka baru yang ditangkap ialah Achmad Jailani (26) asal Desa Batorasang, Tambelangan, Kabupaten Sampang, yang tinggal di sebuah kos Jalan Tambak Laban, Surabaya. Ia ditangkap pada Rabu (3/7/2024) malam.
Meski ketiganya kini meringkuk di sel tahanan, namun nasib Jailani sedikit beruntung ketimbang Muafi dan Bahrul Ulum. Pasalnya, pria yang tak melawan saat ditangkap ini tidak mendapat jatah peluru di tubuhnya. Beda dengan kedua tersangka sebelumnya yang melawan saat ditangkap.
Kapolsek Sukolilo Kompol I Made Patera Negara mengatakan, Jailani ditangkap berdasar pengakuan dari tersangka Muafi, yang ditangkap pihaknya lebih dulu. Jailani disebut Muafi pernah bekerjasama mencuri motor di kawasan Jalan Tanah Merah Sayur.
"Kemudian berdasarkan info tersebut, anggota Reskrim Polsek Sukolilo melakukan penyelidikan, dan menemukan korban Curanmor yang dimaksud dengan bukti petunjuk CCTV," katanya, Kamis (4/7/2024).
Setelah menginterogasi sejumlah saksi dan didukung bukti rekaman CCTV, perburuan terhadap Jailani pun dimulai. Hingga akhirnya dia berhasil diamankan di kosnya.
"Anggota Polsek Sukolilo berhasil menangkap pelaku Curanmor di kosnya yang beralamat di Jalan Tambak Laban, kemudian pelaku diamankan di Mako Polsek Sukolilo untuk proses lebih lanjut," tambahnya.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Ipda Aan Dwi Satrio Yudho menjelaskan, pencurian motor di kawasan Jalan Tanah Merah Sayur itu berhasil menggondol Vario hitam W 5587 UK milik Aris Subagiyo.
"Pencurian itu dilakukan pada hari Senin (24/6/2024) sekitar jam 04.30 WIB. Tersangka Jailani ini berperan sebagai eksekutor merusak rumah kontak pakai kunci T lalu membawanya kabur dari TKP," jelasnya.
Jailani yang diduga merasa sakit hati karena identitasnya diungkap Muafi ke polisi, akhirnya ia melakukan hal serupa. Dalam beraksi di kawasan tersebut, dia ditemani rekannya yang identitasnya sudah dikantongi penyidik.
"Tersangka ini datang ke TKP menggunakan motor Jupiter sebagai sarana, bersama temannya berinisial JI yang berperan sebagai joki. Saat ini JI masih dalam perburuan kami," pungkasnya.
Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa sebuah STNK dan kunci Vario W 5587 UK, serta dua buah mata kunci T.
Editor : Achmad S
