Contoh jersey dari Uprintis Indonesia yang akan digunakan saat Trenggalek Economic Run (Foto: Novita for mili.id)
Trenggalek - Uprintis Indonesia, pelopor inovasi dalam pengembangan ekonomi lokal sekali lagi membuktikan kapasitasnya dalam memajukan ekonomi daerah dengan prestasi gemilang.
Early bird tickets untuk Trenggalek Economic Run, sebuah event lari yang bakal digelar pada 22 Desember 2024, terjual habis hanya dalam waktu 2 jam setelah pembukaan.
Baca juga: Polres Trenggalek Amankan Jambret Perhiasan, Tersangka Lima Kali Masuk Bui
Pencapaian ini menegaskan antusiasme tinggi masyarakat terhadap inisiatif program yang digagas Uprintis Indonesia, yang selalu mampu menarik perhatian publik dengan kualitas acara yang tak tertandingi.
Founder Uprintis Indonesia, Novita Hardini mengatakan bahwa keberhasilan penjualan tiket dalam waktu yang sangat singkat ini menunjukkan minat dan dukungan luas terhadap Trenggalek Economic Run.
Apalagi event itu bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan gaya hidup aktif.
Baca juga: Polres Trenggalek Amankan Bandar Arisan Bodong, Tersangka Ditangkap di Timor Leste
"Trenggalek Economic Run tidak hanya berfungsi sebagai acara olahraga, tetapi juga sebagai platform untuk mempromosikan kearifan lokal Trenggalek, yaitu batik dan pariwisata. Serta mengundang para pelaku ekonomi untuk melihat potensi dan peluang ekonomi di sini," ujar Novita ketika dihubungi mili.id, Jumat (9/8/2024).
Novita berharap event ini dapat memberikan dampak positif pada sektor ekonomi, serta meningkatkan kunjungan wisatawan dan minat investasi di daerah tersebut.
Baca juga: Kadindik Jatim Canangkan WBK dan WBBM Wujudkan Sekolah Bersih-Pendidikan Bermutu
"Uprintis Indonesia terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, dengan tujuan utama memajukan ekonomi daerah dan memberikan dampak positif yang luas. Keberhasilan acara ini menjadi bukti nyata dedikasi dan kerja keras Uprintis Indonesia dalam menciptakan peluang dan menginspirasi perubahan positif," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
