Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukman Jalani Tes Kesehatan di RSUD dr Soetomo

Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukman Jalani Tes Kesehatan di RSUD dr Soetomo © mili.id

Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukman saat di RSUD dr Soetomo. (Istimewa)

Surabaya - Calon Gubernur (Bacagub) Jatim Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Risma-Gus Hans) dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Hakim (Luluk-Lukman) menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD dr Soetomo, Surabaya, Sabtu (31/8/2024).

Sebelum menjalani serangkaian tes kesehatan Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukman sudah hadir dan berada di ruangan transit sejak pukul 07.30 WIB.

Baca juga: The Alana Surabaya Rayakan Anniversary Dengan Donor Darah Kemanusiaan

Risma dan Gus Hans sudah mempersiapkan diri mengikuti pemeriksaan kesehatan. Ia mengaku lapar karena sehari sebelumnya, Jumat (30/8/2024) mereka puasa selama 12 jam sejak pukul 20.00 WIB.

"Yang jelas kami sudah siap untuk dilakukan tes, karena kalau lama-lama laper ini. Puasanya dari jam 20.00 WIB puasa, gak boleh (makan), hanya minun air putih aja," kata Risma.

Di sela-sela sebelum menjalani tes, dia sempat melempar candaan ke paslon Luluk-Lukman, yang kena prank oleh Ketua KPU sewaktu mereka ngobrol di ruangan transit.

"Saat ini kami harus jalani tes, saya tes fisik dengan Gus Hans. Nanti Bu Luluk akan cerita tes apa, dia kecele ini udah puasa, ternyata psikotes," ucapnya diiringi tawa.

Sementara itu Luluk mengaku ia dan Lukman kena prank dari Ketua KPU Jatim. Ia diminta puasa sejak pukul 20.00 WIB kemarin malam untuk persiapan pemeriksaan kesehatan, namun yang ia jalani hari ini ternyata pemeriksaan psikologi.

Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban

"Alhamdulillah pagi ini sama seperti yang lain kita dipaksa ketua KPU, kapan lagi ketua KPU ngasih prank, saya disuruh puasa dari jam 20.00 WIB ternyata sampai hari ini belum buka puasa, ternyata jadwal saya itu enggak sekarang, jadwal hari ini psikotes," ungkapnya.

Luluk pun bercanda meminta Ketua KPU Jatim membelikannya sarapan dengan porsi dobel. Meski begitu, dia dan Lukman tetap siap menjalani tahapan pemeriksaan psikologi hari ini.

"Kita siapkan sebaik-baiknya dan InsyaAllah ini salah satu persyaratan yang kita ikuti dan kita sangat percaya dengan para dokter. Alhamdulillah kita akhirnya akan tahu kondisi kesehatan kita," tambahnya.

Sementara Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Perawatan RSUD dr. Soetomo Prof dr  Ahmad Suryawan mengatakan hari ini mereka akan memeriksa 29 pasangan bakal calon kepala daerah di Jatim.

Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penertiban Parkir Usaha, Area Tanpa Izin Disegel

"Ini adalah gelombang kedua dari pemeriksaan kesehatan untuk (Pilkada) tahun ini, hari ini kami menerima kurang lebih 29 paslon. Sehingga total ada 58. Kalau dengan kemarin ditambah 9 paslon, 18, berarti kota 76 Paslon yang akan diperiksa," terangnya.

Sebanyak 121 tenaga medis, yang terdiri dari dokter sub spesialis, dokter spesialis, psikolog dan tenaga keperawatan telah disiapkan untuk melakukan pengecekan 76 paslon.

"Serta ada 17 bidang keilmuan yang akan kita lakukan periksa dalam dua hari penuh, pemeriksaan fisik, fisik dalam dengan laboratorium, pemeriksaan kejiwaan psikiatri. Total kita memakan waktu bagi beliau-beliau ini hampir 12 jam ya total untuk dua hari ini," pungkasnya.

Editor : Achmad S



Berita Terkait