CEO Persiba, Ichsan Rachmansyah Sofyan (Foto: Instagram Persiba Update)
Surabaya, mili.id - Persiba Balikpapan memastikan bahwa Catur Adi Prianto sudah tidak menjabat sebagai direktur teknik (dirtek) klub.
CEO Persiba Balikpapan, Ichsan Rachmansyah Sofyan memastikan bahwa tidak ada keterlibatan klub atas kasus narkoba Catur yang saat ini ditangani Bareskrim Polri.
Baca juga: 3.022 Kasus Narkoba Dibongkar Polda Jatim dalam 6 Bulan, 3.876 Orang Diamankan
Ichsan membeberkan bahwa Catur hanya menjabat selama periode Liga 3. Sementara Liga 3 telah selasa pada 27 Februari 2025 lalu.
"Saudara Catur Adi Prianto merupakan individu yang pernah menjabat sebagai Direktur Teknik Persiba Balikpapan, yang menjabat hanya selama periode kompetisi Liga 3. Jabatan tersebut diberikan melalui Surat Keputusan (SK) manajemen klub, dan bersifat sementara untuk satu musim. Kompetisi Liga 3 telah berakhir pada 27 Februari 2025, sehingga sejak tanggal tersebut, yang bersangkutan tidak lagi menjabat atau terlibat dalam struktur organisasi Persiba Balikpapan," beber Ichsan dikutip dari Kumparan, Rabu (12/3/2025).
"Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan asumsi atau anggapan di masyarakat yang seolah-olah mengaitkan permasalahan hukum yang dihadapi saudara Catur Adi Prianto saat ini dengan Persiba Balikpapan. Dapat kami tegaskan bahwa hal tersebut merupakan urusan pribadi yang bersangkutan dan tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan klub," tambahnya.
Menurut Ichsan, Manajemen Persiba Balikpapan mendukung penuh dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
"Sebagai bentuk sikap kelembagaan, manajemen dengan ini menyatakan telah mencabut Surat Keputusan Pengangkatan Saudara Catur Adi Prianto sebagai Direktur Teknik, guna menjaga integritas klub dan menghormati proses hukum yang tengah berlangsung," ungkap dia.
Baca juga: Tergiur Isap Sabu Gratis, Pria Ini Endingnya Justru Menangis
Ichsan menjelaskan bahwa Persiba tetap berfokus membangun kekuatan tim untuk menatap kompetisi.
"Kami juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan Saudara Catur Adi Prianto selama masa pengabdiannya. Setelah masa tugas tersebut berakhir, segala bentuk tindakan atau persoalan hukum yang menyangkut yang bersangkutan berada sepenuhnya di luar tanggung jawab dan kewenangan Persiba Balikpapan," sambung Ichsan.
"Sebagai institusi olahraga profesional, Persiba Balikpapan akan terus fokus menjalankan program pengembangan klub dan mempersiapkan tim menghadapi kompetisi yang akan datang sesuai agenda yang telah dirancang," tandasnya.
Diketahui, Catur Adi diamankan Tim Dittipidnarkoba Bareskrim Polri terkiat narkoba.
Baca juga: Tangkap Direktur Persiba Balikpapan, Bareskrim: Perannya Sebagai Bandar Narkoba
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa menyebut, dari hasil pemeriksaan sementara, Catur merupakan bandar narkoba. Catur ditangkap bersama jaringannya.
"Sementara peran C adalah sebagai bandar. Saya ulangi, C adalah sebagai bandar narkoba," tegas Brigjen Mukti Juharsa pada Senin (10/3/2205) lalu.
Editor : Narendra Bakrie
