Khamzat Chimaev
Jakarta,mili.id-Petarung UFC asal Chechnya, Khamzat Chimaev, kembali menjadi pusat perhatian usai menyampaikan selamat kepada Alex Pereira atas kemenangan spektakulernya di ajang UFC 320. Ucapan itu memicu spekulasi besar: apakah “Borz” akan menjadi lawan berikutnya bagi sang juara kelas berat ringan asal Brasil?
Pereira baru saja mencatat kemenangan luar biasa dengan menjatuhkan Magomed Ankalaev hanya dalam waktu 80 detik, sekaligus merebut kembali sabuk juara kelas berat ringan (light heavyweight) UFC. Aksi cepat dan mematikan itu menegaskan statusnya sebagai salah satu petarung paling berbahaya di dunia. Namun, kemenangan tersebut justru membuka wacana duel baru yang bisa mengguncang jagat UFC: Alex Pereira vs Khamzat Chimaev.
Ancaman dari “Borz”
Khamzat Chimaev dikenal dengan gaya bertarungnya yang agresif dan kemampuan gulat yang nyaris tanpa celah. Beberapa analis bahkan menilai bahwa jika duel ini benar-benar terjadi, Pereira akan menghadapi mimpi buruk di atas oktagon.
Petarung kelas ringan Beneil Dariush termasuk yang paling vokal menentang pertarungan itu. Ia menilai kemampuan gulat Chimaev bisa menjadi siksaan bagi Pereira.
“Saya tidak ingin melihat Pereira dianiaya oleh Khamzat,” kata Dariush, dikutip dari MMA News. “Dia (Pereira) sebaiknya menghadapi pertarungan besar seperti Jon Jones. Usianya sudah 38 tahun, mungkin ini masa-masa terakhirnya di UFC.”
Menurut Dariush, gaya gulat Chimaev jauh berbeda dibanding Ankalaev, lawan terakhir Pereira.
“Ankalaev bergaya Greco-Roman, lebih banyak kuncian tubuh dan tidak terlalu agresif. Sementara Khamzat benar-benar berkomitmen saat menggulat—menjatuhkan lawan, menguasai punggung, dan mendominasi penuh.”
Duel Gaya Kontras
Pereira dikenal dengan kemampuan striking eksplosif—tendangan keras dan pukulan presisi yang mampu menjatuhkan lawan dalam sekejap. Sebaliknya, Chimaev adalah simbol dari kekuatan gulat modern UFC: cepat, brutal, dan teknis.
Pertemuan keduanya akan menjadi benturan dua dunia berbeda, striker elite melawan grappler murni—formula yang kerap menghasilkan pertarungan legendaris dalam sejarah UFC.
Masa Depan Sang Juara
Meski UFC belum mengumumkan lawan berikutnya bagi Pereira, sang juara sudah menyatakan minat menghadapi Jon Jones dalam duel super fight yang disebut-sebut bisa digelar di UFC White House.
Sementara itu, Chimaev masih menunggu kepastian lawan baru. Beberapa nama seperti Reinier de Ridder dan Nassourdine Imavov masuk dalam radar potensial.
Namun satu hal pasti: jika pertarungan Pereira vs Chimaev benar-benar terwujud, dunia UFC akan menyaksikan duel paling eksplosif—antara raja striking dan monster gulat—yang bisa mengubah peta kekuatan MMA modern.
Editor : Muhammad
