Mili.id – Timnas Portugal gagal memulai langkahnya di Piala Dunia 2026 dengan sempurna. Digadang-gadang sebagai salah satu kandidat kuat juara, pasukan Roberto Martinez justru harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada laga perdana Grup K di Stadion Houston.
Portugal sebenarnya tampil menjanjikan sejak menit awal. Baru enam menit pertandingan berjalan, João Neves sukses membuka keunggulan melalui sundulan tajam memanfaatkan umpan silang akurat Pedro Neto. Gol tersebut menjadi gol internasional keempat bagi gelandang muda yang tengah bersinar itu.
Baca juga: Portugal Bantai Armenia 5-0, Ronaldo dan Felix Pesta Gol
Namun setelah unggul cepat, Portugal justru kehilangan agresivitas. Alih-alih terus menekan, Cristiano Ronaldo dan kolega lebih banyak memainkan bola di area tengah tanpa mampu menciptakan ancaman berarti ke pertahanan lawan.
Situasi itu dimanfaatkan dengan baik oleh DR Kongo. Tim yang kembali tampil di Piala Dunia setelah penantian panjang sejak 1974 tersebut perlahan menemukan ritme permainan. Serangan balik cepat mereka beberapa kali membuat lini belakang Portugal kerepotan.
Kerja keras DR Kongo akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum. Penyerang andalan Yoane Wissa berhasil lolos dari pengawalan dan menanduk umpan silang Arthur Masuaku untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Memasuki babak kedua, Portugal sempat bersorak ketika João Cancelo mencetak gol lewat tendangan akrobatik spektakuler. Namun VAR menganulir gol tersebut karena posisi offside. Di sisi lain, DR Kongo hampir berbalik unggul ketika Cedric Bakambu melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang.
Baca juga: Dua Gol Cristiano Ronaldo Bawa Portugal Lolos Euro 2024
Masuknya Francisco Conceicao memberi warna baru bagi permainan Portugal. Winger muda itu beberapa kali membongkar pertahanan lawan dan menciptakan peluang emas untuk Ronaldo. Sayangnya, megabintang berusia 41 tahun tersebut gagal mengonversi kesempatan yang didapat.
Sepanjang pertandingan, Ronaldo tampak frustrasi dan kesulitan memberikan pengaruh signifikan di lini depan. Sang kapten bahkan menyia-nyiakan dua peluang terbaik Portugal, membuat sorotan tajam kembali mengarah kepadanya.
Media internasional memberikan nilai rendah untuk penampilan Ronaldo. Striker veteran itu dinilai terlalu pasif dan gagal menjadi pembeda ketika tim membutuhkannya. Bernardo Silva juga mendapat kritik keras setelah tampil jauh di bawah standar dan ditarik keluar lebih awal.
Di tengah performa mengecewakan para pemain senior, João Neves justru menjadi salah satu titik terang Portugal. Selain mencetak gol pembuka, gelandang muda tersebut tampil enerjik dan konsisten sepanjang pertandingan.
Hasil imbang ini menjadi alarm serius bagi Roberto Martinez. Jika ingin melangkah jauh di Piala Dunia 2026, Portugal harus segera menemukan kembali ketajaman mereka. Sementara bagi DR Kongo, satu poin dari laga pembuka melawan favorit juara menjadi modal berharga sekaligus bukti bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di turnamen terbesar dunia ini.
Sumber : Goal
Editor : Muhammad
