Menteri Kesehatan Timor-Leste, dr. Élia António de Araújo dos Reis saat foto bersama dengan Rektor, Dekan dan Guru Besar FK UWKS, Sabtu(4/7/2026).
Mili.id – Momen haru mewarnai peringatan 40 tahun Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS), Sabtu (4/7/2026). Salah satu alumni terbaiknya yang kini menjabat sebagai Menteri Kesehatan Timor-Leste, dr. Élia António de Araújo dos Reis Amaral, SH, kembali menginjakkan kaki di kampus almamater sebagai keynote speaker dalam Seminar Nasional dan Reuni Akbar FK UWKS.
Kegiatan yang berlangsung di Bangsal Poncowaliko, Lantai 8 Green Tower II UWKS itu dihadiri ratusan alumni lintas angkatan, sivitas akademika, mahasiswa, serta para praktisi kesehatan dari berbagai daerah.
Baca juga: FK UWKS Turun ke Sumenep, Ratusan Warga Nikmati Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Medis
Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan Timor-Leste mengaku terharu dapat kembali ke kampus yang telah membentuk perjalanan hidupnya hingga dipercaya memimpin sektor kesehatan di negaranya.
"Bagi saya, berdiri di sini terasa seperti baru kemarin duduk membaca tumpukan buku untuk menghadapi ujian. Hari ini saya berdiri sebagai Menteri Kesehatan Timor-Leste sekaligus sebagai alumnus Fakultas Kedokteran UWKS," ujarnya.
Ia mengaku merasakan suasana seperti pulang ke rumah saat melangkah memasuki gerbang kampus.
"Saya kembali diingatkan akan persahabatan yang tulus, para guru yang luar biasa, serta lingkungan akademik yang tidak hanya membentuk kami menjadi tenaga profesional, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kasih sayang yang mendalam," katanya.
Menurutnya, tantangan dunia kesehatan yang terus berubah menuntut perguruan tinggi untuk mampu menyiapkan generasi dokter yang adaptif dan berintegritas.
"Ada satu pertanyaan penting yang patut kita renungkan bersama, bagaimana kita mempersiapkan generasi berikutnya agar mampu melayani dunia yang terus berubah dengan begitu cepat. FK UWKS telah membuktikan dedikasinya dengan melahirkan ribuan dokter yang kini mengabdi di Indonesia maupun di berbagai negara, termasuk Timor-Leste," tuturnya.
Rektor UWKS, Prof. Dr. Ir. Rr. Nugrahini Susantinah Wisnujati, M.Si, menyampaikan rasa bangga atas kiprah para alumni yang telah sukses mengabdikan diri di berbagai bidang, bahkan hingga tingkat internasional.
"Kami sangat bangga karena para alumni terus menjadi pembelajar sekaligus pejuang kesehatan, tidak hanya di Indonesia tetapi juga hingga mancanegara. Kehadiran mereka hari ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berkarya dan mengabdi kepada masyarakat," ujarnya.
Ia menegaskan, Dies Natalis ke-40 FK UWKS bukan sekadar ajang reuni, tetapi menjadi momentum memperkuat tradisi akademik melalui Seminar Nasional Kesehatan yang menghadirkan para narasumber kompeten dari dalam dan luar negeri.
Sementara itu, Dekan FK UWKS, Dr. Harry K. Gondo, dr., Sp.OG., SubSp.Fm., SH., M.Hum, mengatakan seminar dan reuni akbar menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kontribusi alumni dalam pengembangan dunia kesehatan.
"Acara ini merupakan bagian dari perjalanan 40 tahun FK UWKS dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan berintegritas. Kami berharap kegiatan ini semakin memperkuat jejaring alumni dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan layanan kesehatan di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara," katanya.
Ketua Panitia, Dr. dr. Sukma Sahadewa, M.Kes, menjelaskan panitia menghadirkan Menteri Kesehatan Timor-Leste sebagai keynote speaker bersama narasumber dari Kementerian Kesehatan RI dan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta agar peserta memperoleh wawasan terkini mengenai perkembangan sektor kesehatan.
Seminar juga menghadirkan dr. Yudhi Pramono, MARS, Direktur Mutu Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, serta Dr. dr. Bobi Prabowo, Sp.Em., Sub.Sp.TK(K), M.Biomed., FICEP, Direktur Perencanaan, Pengembangan, dan Strategi Layanan RSCM Jakarta, dengan moderator dr. Paul Agus Dwiyanu, Sp.P(K)., FAPSR.
"Kami berharap seminar ini tidak hanya menjadi forum berbagi ilmu, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara alumni, akademisi, dan para pemangku kepentingan di bidang kesehatan. Reuni ini menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan bersama sekaligus membangun sinergi demi kemajuan almamater," ujar Sukma.
Perayaan empat dekade FK UWKS pun menjadi bukti bahwa almamater tersebut terus melahirkan tenaga kesehatan yang mampu berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.
Editor : Erwin Muhammad
