Tangkapan layar komentar TikTok yang menyebut ada pengerahan massa.
Surabaya - Beredar informasi di sosial media komentar dari akun TikTok @mila.jamilla yang menyebut di daerah Simo, Surabaya, ada pengerahan untuk tak mencoblos Paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada 14 Februari 2024 besok.
"Gaes aku kemarin dapat info di Surabaya, lokasi Surabaya Pusat Capresnya hanya 2 pilihan aja, Anis sama Ganjar. Jadi, lokasi itu gak boleh ada yang nyoblos Prabowo," katanya.
Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban
Celetukan akun tersebut menuai banyak komentar dari netizen. Ada yang menyarankan untuk segera melapor ke pihak terkait dan ada pula yang menautkan akun Partai Gerindra dan kedua Paslon 02.
"Laporin dong udah gak bener itu," jawab akun TikTok @lindajacklin.
"Kalau ada VT (video TikTok) nya lebih meyakinkan lagi," jawab akun @mia.
Menyikapi beragam komentar tersebut, akun TikTok @mila.jamilla tak bisa menunjukkan lokasi secara spesifik daerah Simo bagian mana. Namun, ia menyebut bila Surabaya merupakan kandang suara Ganjar Pranowo.
Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penertiban Parkir Usaha, Area Tanpa Izin Disegel
"Surabaya kandangnya ganjar katanya, tapi kemarin aku tau posisinya Surabaya nya itu di Surabaya Pusat di Simo nya," tambah akun tersebut.
"Cari bukti kirim ke akun @gerindra bukti realnya biar dilaporkan," jawab akun @ChevhanoShoping.
Menanggapi informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya itu, Ketua Bawaslu Surabaya Novli Bernardo Thyssen saat dikonfirmasi, menegaskan akan melakukan penelusuran.
Baca juga: Warga Barata Jaya Tolak Spiritshaus, Satpol PP Ancam Segel Gerai Ilegal
"Saya belum dapat informasi terkait hal itu. Kami akan telusuri lebih lanjut kebenarannya," katanya.
Dirinya juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpancing dengan informasi tentang seputar pemilu yang beredar media sosial.
"Masyarakat diimbau lebih bijaksana dalam menyikapi informasi di media sosial, terutama pada masa tenang saat ini," pungkasnya.
Editor : Aris S
