Pria Surabaya Tewas Bersimbah Darah, Menderita Luka Bacok di Dada

Pria Surabaya Tewas Bersimbah Darah, Menderita Luka Bacok di Dada © mili.id

Petugas di lokasi kejadian perkara mengevakuasi jenazah korban.

Surabaya - Polisi hingga kini terus menyelidiki kasus tewas MH (45), pria asal Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya, di areal tambak di Jalan Raya Sukolilo Kasih, yang ditemukan dua orang pencari kepiting liar.

Kapolsek Sukolilo Kompol I Made Patera Negara saat dikonfirmasi mengatakan, korban diduga menderita luka bacok di dada bagian kiri atas.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

"Luka di dada atas sebelah kiri. Indikasi luka bacok," katanya kepada mili id melalui telepon, Selasa (19/03/2024).

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas gabungan hanya menemukan perkakas yang diduga milik korban dan disimpulkan sementara tak ada barang bukti pelaku yang tertinggal.

"Barang bukti belum diperiksa semua. Ada peralatan menangkap ikan dan kepiting seperti ember, jaring, dan serokan," tambahnya.

Sejauh ini, pihaknya masih belum bisa mengungkap identitas dan data korban ke publik karena penyelidikan masih berjalan.

"Kita belum bisa berikan identitas dan data lengkap karena masih dalam penyelidikan ya, kita mencari tahu pelakunya siapa. Nanti kalau sudah A1 (valid) kita akan rilis," pungkasnya.

Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif

Baca juga: Pria di Surabaya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Korban Pembunuhan?

Untuk diketahui, Informasi yang diterima mili.id, jasad tersebut ditemukan dua orang saat mencari kepiting liar di areal tambak tersebut, sekitar pukul 01.25 WIB.

Di tengah mencari kepiting, mereka tiba-tiba dikagetkan dengan mayat yang tergeletak bersimbah darah, dengan luka di bagian dada.

Dikarenakan minim penerangan, petugas akhirnya melakukan evakuasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 08.30 WIB.

Baca juga: Cegah Jukir Tidak Resmi, Dishub Surabaya Tempel Foto Petugas di 819 Titik Parkir

"Setelah berkolaborasi dengan Tim Inafis maupun dari polsek setempat terkait lokasi, (evakuasi) dilaksanakan menjelang pagi," kata Kepala BPBD Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro.

Sementara Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono menyebut bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap misteri tewasnya korban.

"Iya benar, saat ini masih dalam penyelidikan," jawab Hendro.

Editor : Aris S



Berita Terkait