Awas! Jambret di Surabaya Kini Sasar Emak-emak Kampung saat Beli Sayur Keliling

Awas! Jambret di Surabaya Kini Sasar Emak-emak Kampung saat Beli Sayur Keliling © mili.id

Korban menunjukkan rekaman CCTV pelaku (Foto: Wendy/mili.id)

Surabaya - Seorang jambret beraksi di perkampungan Surabaya dan menyasar emak-emak yang sedang berbelanja sayur keliling.

Jambret yang beraksi seorang diri itu terekam CCTV ketika beraksi di Jalan Kebonsari I, Jambangan, Surabaya. Korbannya adalah Kamsiti (63), warga setempat, yang dirampas kalung emasnya seberat 16 gram.

Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti

Dalam video CCTV yang beredar, penjambretan terjadi pada Senin (13/5/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kamsiti bercerita, kejadian berawal saat dia membeli sayur di pedagang keliling yang berhenti di gang dekat rumahnya. Saat itu, sayur yang dicarinya tidak ada, dan ia sempat mengobrol sejenak.

Dia kemudian memutuskan pulang ke rumahnya sambil berjalan kaki.

"Terus ada pengendara motor mepet saya, tangannya langsung menarik kalung saya," ungkap Kamsiti, Selasa (14/5/2024).

Saat kalung emasnya ditarik paksa, Kamsiti reflek memegang lehernya dan tangannya tepat mendarat di bagian liontin kalungnya. Kejadian itu begitu cepat, kalungnya raib hanya tersisa liontin.

Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim

"Sempat teriak maling. Cuma waktu itu ibu-ibu semua di lokasi shock. Sementara tukang sayur di samping Tossa. Kalung yang dirampas beratnya 16 gram, belinya Rp4 juta, 15 tahun lalu," tambahnya.

Sementara Ketua RT 02 Kebonsari, Tri Handoko menambahkan, dari rekaman CCTV, sebelum merampas kalung, pelaku sempat masuk gang dan putar balik di depan rumahnya. Pelaku lalu mendekati korban dan merampas kalung yang dipakai.

"Motor pelaku Honda Beat abu-abu tua, pelaku pakai celana jins sobek di dengkul kiri, jaket hitam, memakai sepatu, helm hitam dan bermasker," beber Pak RT.

Baca juga: PALM PARK Surabaya Hadirkan Staycation Seru Saat Libur Sekolah

Setelah berhasil merampas kalung, pelaku kabur ke arah Karah.

"Jambret kalung baru pertama. Tapi kalau kasus lain jambret HP anak-anak di RT sebelah tiga kali. Sekitar satu setengah bulan yang lalu," pungkasnya.

Usai kejadian, korban langsung mendatangi Polsek Jambangan, untuk membuat laporan terkait kasus perampasan kalung tersebut.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait