Takmir masjid dan musala se-Kota Mojokerto mengikuti pelatihan penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Nurul Islah, Selasa (3/6/2024) - (Foto: Nana/mili.id)
Mojokerto - Ratusan takmir masjid dan musala se-Kota Mojokerto mengikuti pelatihan penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Nurul Islah, Selasa (4/6/2024).
Selain dibekali cara menyembelih, peserta juga diberi pengetahuan bermacam-macam jenis pisau yang layak untuk menyembelih hewan kurban.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung
Juga tata cara tali temali saat akan menjatuhkan hewan kurban baik itu sapi maupun kambing, agar sesuai syariat Islam.
Bahkan, sebelum proses penyembelihan sapi ditutup matanya, agar tidak memberontak sehingga mempermudah dalam proses penyembelihan.
Satuman salah satu peserta mengaku, mengikuti pelatihan Juru Penyembelih Halal (Juleha) agar menjadi lebih tahu tata cara yang benar dan baik untuk diterapkan saat pelaksanaan kurban pada Senin (17/6/2024) nanti.
Baca juga: Bukan Juara Utama, Tapi Prestasi Christopher Kevin Yuwono Bikin Namanya Makin Bersinar
Takmir masjid dan musala se-Kota Mojokerto mengikuti pelatihan penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Nurul Islah, Selasa (3/6/2024)
"Alhamdulih kita lebih tahu dan merencakan dengan lebih baik. Memang saya berfikir manfaatnya banyak sekali," terang Satuman di sela pelatihan.
Baca juga: Dari Panggung Gus Yuk 2026, Kota Mojokerto Titipkan Misi Promosi Pariwisata ke Generasi Muda
Sementara Kepala Baznas Kota Mojokerto, Dwi Hariyadi mengatakan, tujuan kegiatan praktek ini digelarnya, tak lain agar juru sembelih melakukan penyembelihan yang benar diharapkan daging kurban halal dan tidak menyiksa hewan kurban sesuai dengan syariat Islam.
"Kami Baznas ingin memastikan agar daging kurban yang disebarkan ke masyarakat merupakan hasil sembelih Juleha dari masjid dan musala yang ada di Kota Mojokerto. Sehingga mendapatkan yang halal, selain itu dengan adanya ini percepatan halal di Kota Mojokerto untuk menjadi city halal akan lebih cepat dan baik," pungkas Dwi.
Editor : Narendra Bakrie
