Peternakan domba merino di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto (Foto : Nana/mili.id)
Mojokerto - Domba Merino menjadi daya tarik peternak di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Selain memiliki kelucuan fisik, karena anakannya mirip boneka, harga jual domba merino juga tinggi. Sebab domba ini merupakan penghasil wol di negeri asalnya Spanyol.
Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Empat Lokasi
Domba-domba ini dikembangkan Peternakan Selawefarm di Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet sejak Tahun 2023.
Berawal dari 40 ekor indukan, lalu kini anakan domba merino asal Wonosobo usia 3 bulan sudah ada 30 ekor. Dan harganya mencapai Rp 3,5 juta hingga Rp 4,5 juta per ekor.
"Dimulai bulan September, awal 40 ekor diambil dari Wonosobo," ujar Rusanto (56) pengelola Slawefarm, Selasa (11/6/2024).
Menurut Rusanto, tantangan selalu muncul saat beternak domba merino. Sebab kondisi cuaca yang cukup dingin dan sejuk sedikit banyak berpengaruh terhadap kondisi domba dari dataran tinggi tersebut.
Peternakan domba merino di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto (Foto : Nana/mili.id)
Meski Pacet juga berada di kaki Gunung Welirang dan Penanggungan, tapi dia harus bekerja ekstra agar domba-domba itu bisa beradaptasi dengan cuaca di Pacet yang kini cenderung hangat.
Baca juga: Tergiur Ritual Penggandaan Uang, Warga Kehilangan Rp22 Juta di Mojokerto
"Harus menyesuaikan dengan cuaca, jadi adaptasinya agak lama. Dan sekarang sudah bisa bertahan, mulai dari jam memandikan dan memotong wol harus disesuaikan kondisi. Baiknya di pagi hari, agar kering alami secara maksimal," bebernya.
Sementara untuk pakan, lanjut Rusanto, diperoleh secara alami. Yakni, berasal dari rumput pakchong atau dikenal rumput gajah, ditambah batang daun kedelai, dan slamper jagung atau tumpi.
Pakan-pakan itu kemudian dicacah menggunakan mesin dan diberikan dua kali sehari, pagi dan sore hari.
"Makanannya umum saja, pakchong dicampur ranting kedelai, dan slamper jagung terus dicacah, tinggal tambah sedikit saja konsentrat," terangnya.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung
Kini dirinya fokus agar domba merino bisa memiliki bibit yang standar dan mampu berkembang biak dengan cepat.
Sebab, selain keunikan bentuk saat anakan yang banyak diincar konsumen untuk dipelihara, daging yang dihasilkan domba ini saat dewasa, bisa mencapai 1 kuintal.
Sehingga mempunyai potensi untuk dijual sebagai pedaging ke rumah makan atau restoran penyaji menu olahan domba.
"Lucu sewaktu kecil, jadi banyak dilirik buat peliharaan rumahan gitu. Kalau besar dagingnya banyak sampai 1 kuintal, masuknya ke restoran nantinya," pungkas pria yang dulunya berjualan jangkrik ini.
Editor : Narendra Bakrie
