Di Website Unair Prof Bus Masih Menjabat Dekan FK

Di Website Unair Prof Bus Masih Menjabat Dekan FK © mili.id

Tangkapan layar website Fakultas Kedokteran (FK) Unair yang masih menampilkan Prof. Bus sebagai dekan.

Surabaya - Setelah Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unair, Prof Dr dr Budi Santoso dicopot dari jabatannya oleh Rektor Unair, Prof. M. Nasih, pada Rabu (3/7/2024) kemarin, website FK Unair masih menayangkan Prof. Bus sebagai dekan.

Pantauan mili.id di website https://fk.unair.ac.id/pimpinan-fakultas/ nama dan profil Prof. Bus masih tercantum dan menjabat sebagai Dekan FK.

Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti

Kemudian di bawah namanya, ada juga Wakil Dekan FK Unair I-III.

Mili.id mencoba meng-klik kolom profil di bawah nama Prof. Bus, kolom tersebut kemudian mengarahkan pada website https://news.unair.ac.id/2021/07/28/infografik-prof-dr-budi-santoso-dr-sp-og-k/?lang=id yang menampilkan rekam jejak Prof. Bus.

Dalam website itu, ada sebuah pamflet yang menjelaskan profil Prof. Bus yang menjabat sebagai Dekan FK Unair periode 2020-2025.

Selain itu, ada tempat kelahiran, pendidikan, karir hingga karya buku yang pernah ia tulis.

Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG (K) merupakan seorang Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR).

Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim

Prof Bus juga dikenal sebagai dokter spesialis ahli dalam bidang Ginekologi dan Onkologi.

Tak hanya berprofesi sebagai dekan, pria kelahiran Banyuwangi ini juga merupakan seorang staf medis di Departemen Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr. Soetomo.

Selain itu, juga pernah menjabat sebagai sekretaris II di Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya.

Baca juga: PALM PARK Surabaya Hadirkan Staycation Seru Saat Libur Sekolah

Diketahui, Prof. Bus sendiri berhasil menjadi author dalam 9 judul buku yang berbeda, salah satunya adalah Bayi Tabung: Jalan Terakhir Pejuang Dua Garis yang terpublish pada 2020.

Sementara, bukunya yang paling laris dan terbit hingga Volume 2 berjudul Panduan Kesehatan Reproduksi wanita.

Sedangkan hingga kini, Rektor Unair Prof. M. Nasih masih belum memberikan pernyataan resmi ihwal alasan pencopotan Prof. Bus dari jabatannya, sebagai Dekan FK Unair.

Editor : Aris S



Berita Terkait