Polisi menghadang massa aksi dalam simulasi Sispamkota Pemilukada 2024 Jember. (Atta Hatta/Mili.id)
Jember - Polres Jember menggelar kegiatan Simulasi Sispamkota (Sistem Pengamanan kota) Pemilukada Serentak 2024 di lapangan parkir belakang Jember Sport Garden (JSG), Kecamatan Ajung, Jember, Kamis (18/7/2024).
Ditunjukkan tahapan-tahapan proses pengamanan wilayah dan titik-titik lokasi rawan terkait pemilukada, serta gambaran penanganan polisi saat terjadinya konflik.
Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024
Sedangkan cara persuasif yang dilakukan polisi dalam kegiatan penanganan konflik saat menjalankan tugas Sispamkota Pemilukada Serentak 2024, dengan membacakan Asmaul Husna.
Langkah tersebut mendapat apresiasi positif dari Wabup Jember KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman.
Menurut pria yang akrab disapa Gus Firjaun itu, dengan membacakan Asmaul Husna adalah cara persuasif yang tepat untuk meredam situasi panas saat terjadinya konflik ataupun unjuk rasa.
"Ada satu hal yang sungguh sangat berkesan bagi saya, yaitu pendekatan persuasif dengan membacakan Asmaul Husna tadi," sambungnya.
Dari hasil simulasi ini masih menurut Gus Firjaun jika sudah menunjukkan kesiapan Polres Jember terkait kemungkinan-kemungkinan yang terjadi sampai hal terburuk saat gelaran pemilukada.
Menurut pria yang juga Pengasuh Ponpes Ashra Jember ini, dengan membaca dan menyebut nama-nama Allah, penanganan konflik dapat diredam dengan baik dan membuat situasi panas menjadi dingin.
"Karena ketika hati dan pikiran panas, dengan Asmaul Husna saya yakin tanpa water canon pun ini sudah bisa mendinginkan suasana ini yang luar biasa," ujarnya.
Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar
Namun demikian, Gus Firjaun berharap situasi Pemilukada di Jember dapat berlangsung kondusif.
Sehingga upaya untuk memberikan suara masyarakat kepada calon pemimpinnya nanti di TPS saat Pemilukada 27 November 2024, dapat terlaksana dengan baik.
"Mudah-mudahan dengan pelatihan ini, Jember tetap kondusif dan kemudian Jember bisa menghasilkan pemimpin yang terbaik untuk masyarakat," ucapnya.
Sementara itu menurut Wakapolres Jember Kompol Jimmy Heryanto Hasiholan Manurung, untuk persiapan pengamanan Pemilukada Serentak 2024 di Jember ini jumlah personel yang dilibatkan dalam kegiatan simulasi Sispamkota ini sekitar 850 personel.
"Nantinya ini sebagai gambaran, untuk fokus pengamanannya adalah pada kegiatan nanti, dari mulai, sebelum kegiatan, pada saat kegiatan, maupun setelah kegiatan pemilihan kepala daerah maupun gubernur nanti di depannya," kata Jimmy.
Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism
Ditambahkan Jimmy jika pihaknya yang merupakan aparatur negara tentunya tidak boleh under estimate terhadap setiap kegiatan yang dilakukan.
"Jadi kita selalu prepare for the worst. Jadi kita selalu mempersiapkan untuk hal-hal terburuk yang akan terjadi nanti," sambungnya.
Terkait titik-titik rawan konflik jelang Pemilukada 2024 mendatang. Saat ini pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan pihak jajaran terkait, diantaranya Bawaslu, KPU, dan juga jajaran Forkopimda.
"Untuk titik kerawanan ada berapa? sampai saat ini masih cukup kondusif. Kita terus saling koordinasi," tandasnya.
Editor : Aris S
