Salah satu rel kereta api jalur Kalisat - Panarukan yang sudah tidak dipergunakan lagi di Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso. (Deni AW/Mili.id)
Bondowoso - Reaktivasi jalur kereta api Kalisat (Jember) - Panarukan (Situbondo) rencananya bakal dipakai kembali. Akibatnya, Bondowoso menjadi wilayah yang terdampak rencana pemerintah itu. Jalur kereta api Kalisat - Panarukan sudah mati suri sejak tahun 2004 lalu atau sudah 20 tahun.
Humas Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya, Alfaviega Septian Pravangasta mengatakan, rencananya jalur KA yang dipakai adalah jalur lama, sebab trase atau tapak jalan rel masih bagus.
"Di atas 70 persen trase relatif masih ada. Kecuali beberapa bagian yang masih padat penduduk. Meski begitu masih sangat bisa untuk digunakan," ungkap pria yang akrab disapa Vesca ini kepada Mili.id, Kamis (18/7/2024).
Ia menjelaskan tentang studi kelayakan yang telah dilakukan. Dia mengakui kemungkinan ada menggunakan trase yang baru. "Walaupun dari sisi anggaran pastinya nanti membengkak," terangnya.
Oleh sebab itu, pihaknya harus memeriksa kembali secara aspek geologi. Namun ia menegaskan bahwa hasil studi kelayakan merekomendasikan menggunakan trase yang sudah ada.
"Di bondowoso relnya masih bagus, gundukan rel masih terlihat dan jembatan relatif masih apik," urainya.
Pantauan di lapangan, banyak bangunan di sekitar rel kereta api yang sudah digunakan untuk mendirikan bangunan. Baik perumahan hingga tempat usaha. Lantas bagaimana aset yang berdiri dari disewakan oleh PT KAI?
"(Aturannya) ruang milik jalan minimal 6 meter dari kop rel. Memang ada peraturan menterinya. Itu jarak bebas. Untuk aset yang disewakan oleh KAI yang jelas harus dikembalikan," tandas Vesca.
Baca juga: Aston Jember Sajikan Sensasi Street Food Jepang Autentik
Editor : Achmad S
