Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Arief Fathoni memimpin rapat (Foto: Bejo/mili.id)
Surabaya - Komisi A DPRD Kota Surabaya bakal memanggil lagi pengusaha depo kontainer menindaklanjuti hasil sidak pekan lalu.
Sidak ke sejumlah depo kontainer Jalan Kalianak Surabaya itu dilakukan Komisi A DPRD kota setempat pada Selasa (16/7/2024) lalu.
Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Arief Fathoni mengungkapkan bahwa pihaknya baru menyelesaikan rapat pembahasan APBD perubahan dan APBD murni.
"InsyaAllah pekan depan kami akan melakukan pemanggilan terhadap pengusaha depo (kontainer)," ujar Arief Fathoni ketika dikonfirmasi, Selasa (13/8/2024).
Ia juga menyampaikan bahwa setelah sidak dilakukan beberapa waktu lalu, sebagian pengusaha depo kontainer sedang mengurus izin.
"Bahwa ada sebagian pengusaha depo (kontainer) sekarang sedang mengurus izin amdal lalin (Dishub Kota Surabaya)," ungkap Fathoni.
Meski demikian, pihaknya berharap kepada pengusaha depo kontainer yang belum memiliki dokumen perizinan untuk segera mengurus.
"Setelah ini kami akan fokus kepada pemilik truk kontainer yang ada di kota surabaya," papar Fathoni.
Menurut legislator dari Fraksi Partai Golkar tersebut, pihaknya menemukan dua modus pelanggaran yang dilakukan.
Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penertiban Parkir Usaha, Area Tanpa Izin Disegel
"Pertama truk (kontainer) dengan beban 1000 feet, tapi ternyata dipakai mengangkut 2000 feet," ungkapnya.
Katanya, pelanggaran itu bakal menambah beban kondisi jalan raya yang semakin cepat rusak.
"Ketika jalan kita rusak, maka potensi kecelakaan lalu lintas juga meningkat," terang Fathoni.
Kedua adalah masa usia, di mana praktik pelaksanaan uji kendaraan bermotor atau KIR tidak dilakukan secara sepenuhnya.
Baca juga: Warga Barata Jaya Tolak Spiritshaus, Satpol PP Ancam Segel Gerai Ilegal
"Maka kami akan plototi (KIR) ini," tegas Fathoni.
Jika pengusaha depo kontainer menaati peraturan, ia berharap para pemilik usaha truk juga harus mentaatinya.
"Sehingga kita semua berkontribusi dalam menyiapkan Surabaya sebagai pintu gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN)," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
