Perjalanan Skuad Merah Putih Menyabet WJC 2024 Piala Suhandinata

Perjalanan Skuad Merah Putih Menyabet WJC 2024 Piala Suhandinata © mili.id

Tim bulu tangkis junior Indonesia di podium WJC 2024 Piala Suhandinata (Foto: Djarum Foundation for mili.id)

Surabaya - Kapten Skuad Merah Putih pada WJC 2024, Mutiara Ayu Puspitasari bangga kepada timnya yang telah berjuang sekuat tenaga hingga meraih Piala Suhandinata.

Menurutnya, keberhasilan itu sekaligus menobatkan Indonesia sebagai negara yang berhasil dua kali menjadi juara Piala Suhandinata, yaitu pada tahun ini dan 2019.

Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti

"Sebagai kapten, tanggungjawabnya besar. Apalagi bermain beregu di kejuaraan internasional dengan tensi tinggi. Yang terpenting dapat menjaga komunikasi tim agar tetap baik dan saling sharing, serta menentukan strategi," ungkap Mutiara usai menerima bonus dari Djarum Foundation & Ketum PBSI di Surabaya, Senin (28/10/2024).

"Meski saya kalah di partai pertama, tapi untungnya mental tim tidak down. Dan itu menjadi semangat tersendiri bagi saya untuk menebus kekalahan pada partai berikutnya. Sampai akhirnya tim kami bisa menjadi juara dan mengalahkan China di depan pendukungnya sendiri," sambung atlet lulusan Audisi Umum PB Djarum 2016 itu.

Sementara Mohammad Zaki Ubaidillah yang turun pada nomor beregu sektor tunggal putra berhasil menundukkan wakil China, Hu Zhe An di dua partai, juga mengucap syukur atas capaian timnya.

Ia mengatakan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari pengorbanan dan gotong royong tim selama menjalani laga. Menjalani debut di WJC 2024, Ubed-sapaan akrabnya juga sukses meraih medali perunggu di nomor perorangan.

"Di nomor beregu, poin-poin awal saya masih belum begitu dapat feel bermainnya karena masih agak tegang (melawan China). Tapi mulai 3 poin ke atas saya berusaha lebih tenang dan berusaha semaksimal mungkin tidak melakukan kesalahan sendiri. Medali ini saya persembahkan untuk Bangsa Indonesia," ucap Ubed.

Tim bulu tangkis junior Indonesia di podium WJC 2024 Piala Suhandinata (Foto: Djarum Foundation for mili.id)Tim bulu tangkis junior Indonesia di podium WJC 2024 Piala Suhandinata (Foto: Djarum Foundation for mili.id)

Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim

Ganda putri Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine yang juga menjadi penentu keberhasilan tim meraih Piala Suhandinata sukses menorehkan capaian gemilang pada nomor beregu.

Kekalahan Mutiara Ayu Puspitasari pada partai pertama melawan Xu Wen Jing, tidak membuat mereka patah arang menjalani partai kedua ketika berhadapan dengan Chen Fan Shu Tian/Liu Jia Yue.

Pasangan asal PB Djarum ini justru membawa angin segar bagi rekan setim usai memastikan kemenangan.

"Waktu kami turun di partai kedua, kami hanya memikirkan untuk fokus bermain sebaik mungkin dan menyumbang poin sebanyak-banyaknya. Baik itu tertinggal atau unggul poin, kami berdua tetep fight apapun keadaan poinnya," tutur Isyana yang juga meraih medali perunggu bersama Rinjani di nomor perorangan WJC 2024.

Baca juga: PALM PARK Surabaya Hadirkan Staycation Seru Saat Libur Sekolah

Mereka sepakat bahwa harus menyesuaikan pola permainan dengan format pertandingan baru yang diterapkan pada WJC 2024. Namun keduanya punya kiat untuk mensiasatinya.

"Dengan format baru sistem relay point kan hanya sampai 11 poin, jadi persiapan kami lebih banyak di pemanasan karena ketika sudah di lapangan kami udah harus tune in dan tidak boleh yang namanya mati sendiri. Kita di lapangan saling adu mental, jadi kami berdua sebisa mungkin menjaga poin demi poin," ujar Isyana.

Rinjani menagaku, karena sistem beregunya berbeda dengan biasanya, di awal-awal dirinya cukup kesulitan untuk adaptasi pada relay poin tersebut. Namun akhirnya berhasil beradaptasi dan bisa mengatasinya dengan baik.

"Hingga di pertandingan saat melawan tuan rumah China, kita juga tidak nyangka bisa mengalahkan mereka karena menjalani pertandingan dengan nothing to lose. Begitu pun di nomor perorangan kita bermain dengan cukup baik di setiap match. Meski hanya sampai di semifinal kami sangat bersyukur dan bangga," pungkas Rinjani.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait