Kepala Bapperida Kota Mojokerto, Agung Moeljono Soebagijo menerima penghargaan mewakili Pj. Wali Kota Mojokerto (Foto: Dok. Diskominfo Kota Mojokerto)
Mojokerto - Prestasi tingkat nasional kembali ditorehkan Kota Mojokerto di Tahun 2024.
Kali ini Kota Mojokerto meraih penghargaan Bhumandala Ariti pada kategori Kinerja Simpul Jaringan Informasi Geospasial dalam ajang Bhumandala Award yang diselenggarakan Badan Informasi Geospasial (BIG).
Baca juga: CKG Kota Mojokerto Capai 71,5 Persen, Pemkot Kejar Cakupan 100 Persen pada Oktober
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam forum Bhumandala Award Tahun 2024 di Jakarta Barat pada Senin (4/11/2024).
Deputi Bidang Informasi BIG, Mohamad Arief Syafi'i secara langsung menyerahkan perhargaan tersebut kepada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Mojokerto Agung Moeljono Soebagijo yang hadir mewakili Pj. Wali Kota Mojokerto.
Prestasi ini menjadikan Kota Mojokerto sebagai satu-satunya kota di Jawa Timur yang berhasil masuk dalam daftar peraih penghargaan bergengsi tersebut.
Dengan ini, Kota Mojokerto semakin memperkuat posisinya sebagai daerah yang inovatif dan berkomitmen tinggi terhadap tata kelola data geospasial untuk pembangunan daerah.
Kota Mojokerto Satu-satunya Daerah di Jatim Raih Penghargaan Bhumandala Ariti
Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut.
"Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini yang menunjukkan komitmen kita dalam pengelolaan informasi geospasial berkualitas. Dengan adanya sistem ini, kami bisa menyajikan data akurat hingga tingkat RT dan RW untuk mendukung kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan," papar Ali Kuncoro tertulis, Selasa (5/11/2024).
Baca juga: Gelap Gulita, Pria 65 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Lapangan Surodinawan Mojokerto
Ali Kuncoro juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim di Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto yang terus mendorong inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan publik.
Dalam kategori Simpul Jaringan tersebut terdapat 5 elemen infastruktur informasi geospasial yang menjadi penilaian untuk kategori Bhumandala Award. Yaitu kebijakan, kelembagaan, teknologi, sumber daya manusia dan standar data.
Dalam teknologi penyelenggaraan informasi geospasial, Kota Mojokerto telah menerapkan teknologi arcgis secara online dalam aplikasi Magis (Mojokerto Kota Geographic Information System).
Aplikasi Magis memudahkan akses masyarakat terhadap informasi geospasial, mulai dari sebaran fasilitas pendidikan, data kependudukan, hingga peta inkubasi wirausaha.
Hal ini menciptakan keterbukaan informasi publik yang semakin baik dan mendukung transparansi perencanaan daerah.
"Penghargaan ini memberikan semangat bagi kami untuk terus memperkuat sistem data geospasial kota," ujar Ali Kuncoro.
"Dengan data yang akurat dan terintegrasi, pemerintah dapat membuat keputusan yang lebih baik untuk masyarakat, mendukung penataan wilayah, hingga mengoptimalkan pelayanan publik," sambungnya.
Penghargaan Bhumandala Ariti sekaligus merupakan pengakuan atas kesungguhan Mojokerto dalam mengelola dan mengembangkan simpul jaringan informasi geospasial, menjadikan kota ini percontohan dalam penerapan teknologi untuk tata kelola wilayah di tingkat nasional.
Editor : Narendra Bakrie
