Serang Polisi Pakai Bondet, Residivis Curanmor Ditembak Mati di Surabaya

Serang Polisi Pakai Bondet, Residivis Curanmor Ditembak Mati di Surabaya © mili.id

Polisi dan jasad pelaku tiba di RS Bhayangkara Polda Jatim. (Istimewa)

Surabaya - Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) ditembak mati Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (13/11/2024) dini hari.

Tindakan tegas terukur itu diberikan lantaran pelaku menyerang petugas dengan bondet, ketika hendak disergap Jalan Lingkar Mas, kawasan Masjid Agung Surabaya.

Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban

"Yang bersangkutan terpaksa kami berikan tindakan tegas terukur karena membahayakan nyawa. Pelaku menyerang anggota menggunakan bondet atau yang biasa disebut dengan bom ikan," jelas Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur.

Jumhur menyebut, pelaku berinisial S (27), warga Pasuruan. Ia merupakan target operasi Tim Jatanras setelah ditetapkan sebagai DPO.

"Sebelumnya kami telah mengamankan komplotannya. Nah, ternyata dari pendalaman pelaku ini merupakan residivis curanmor," sebutnya.

Tim Jatanras yang terus memburu pelaku, kemudian mengetahui keberadaannya. Menjelang petang, pelaku diketahui berada di kawasan Sepanjang Sidoarjo. Di situlah, tim lantas melakukan pembuntutan.

Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penertiban Parkir Usaha, Area Tanpa Izin Disegel

Tim sempat kehilangan jejak, karena pelaku mengetahui telah diikuti petugas. Namun, Tim Jatanras tak menyerah. Hingga akhirnya, pelaku terlihat melintas dari arah Mojokerto ke Surabaya. 

"Yang bersangkutan dibonceng sama temannya, kemudian langsung dilakukan pengejaran. Ketika kami kejar itu, sampai di daerah Lingkar Mas, dia terjatuh. Namun, saat hendak kami amankan, dia melemparkan bondet kearah anggota kami dan sempat meledak, tapi dapat diantisipasi," papar Jumhur.

Karena membahayakan dan mengancam keselamatan, Tim Jatanras langsung memberikan tindakan tegas terukur ke ara dada pelaku hingga tersungkur. Tim kemudian mengamankan pelaku dan dibawa ke RS Bhayangkara.

Baca juga: Warga Barata Jaya Tolak Spiritshaus, Satpol PP Ancam Segel Gerai Ilegal

Namun, saat dalam perjalanan itulah, nyawa pelaku curanmor tersebut tak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia.

Saat ditanya soal sepak terjang pelaku, Jumhur mengatakan masih melakukan penyelidikan hingga pendalaman.

"Masih didalami lagi. Tapi yang pasti dia adalah residivis dan sangat meresahkan. Komplotan mereka telah beraksi dibanyak TKP," tandasnya.

Editor : Achmad S



Berita Terkait