Tersangka Ferdinan Ade Saputra diamankan anggota Polres Mojokerto.
Mojokerto-Seorang sopir pikap L300 asal Kediri, Ferdinan Ade Saputra (26), nangis ketika dipiting polisi Polres Mojokerto, yang sebelumnya mencoba kabur ketika mobil yang dikemudikannya dihentikan polisi di Jalan Raya By Pass Mojokerto-Jombang.
Dari penangkapnnya pria asal Desa Plaosan, Kecamatan Wates, Kediri ini disita barang bukti narkoba jenis sabu berserta alat isapnya.
Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Empat Lokasi
Pengungkapan kasus ini bermula ketika personel Satlantas Polres Mojokerto yang ketika itu sedang patroli menghentikan mobil yang dikemudikan tersangka.
Namun bukannya menepi, tapi tersangka malah tancap gas, sehingga menambah kecurigaan petugas.
"Ini merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) Polres Mojokerto sehubungan kegiatan colling system Pilkada 2024,” ujar Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto.
Upaya pengejaran tersebut membuahkan hasil, tersangka berhasil dihentikan di depan kolam renang Waterland di Jalan By Pass, Mojokerto.
Baca juga: Tergiur Ritual Penggandaan Uang, Warga Kehilangan Rp22 Juta di Mojokerto
Melihat gelegat tersangka yang tampak panik, sehingga segera petugas melakukan penggeledahan badan, karena dikhawatirkan membawa barang terlarang.
"Petugas mendapati satu paket sabu seberat 0,9 gram di dalam dompet tersangka ketika dilakukan penggeledahan badan. Selain itu juga ditemukan alat isap di dalam mobil," ujar Ihram.
Dengan barang bukti tersebut selanjutnya anggota satlantas berkoordinasi dengan anggota satnarkoba guna proses hukum lebih lanjut.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung
Ketika hendak dibawa masuk ke mobil, tersangka menangis dan meronta tidak mau dibawa. Sehingga terpaksa petugas memitingnya untuk memudahkan membawa tersangka.
"Masih dalam penyelidikan. Sedang kami dalami termasuk peran pelaku, pemakai atau pengedar. Pelaku langsung kami lakukan penyidikan maraton sejak diamankan. Barang bukti juga sedang diuji laboratorium,” tandas Ihram.
Editor : Aris S
