Jalan Kampung Terendam Banjir, Ratusan Keluarga di Banyuwangi Terisolir

Jalan Kampung Terendam Banjir, Ratusan Keluarga di Banyuwangi Terisolir © mili.id

Tangkapan layar video amatir Sungai Sukomade yang meluap (Foto: Verry Nafaro for mili.id)

Banyuwangi - 280 kepala keluarga (KK) di Dusun Sukomade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi terisolir.

Jalan satu-satunya menuju kampung tersebut terendam banjir sejak Senin (9/12/2024) pagi.

Baca juga: Tinjau Cawang, Gubernur DKI Percepat Pembebasan Lahan untuk Kendalikan Banjir Jakarta

Kepala Dusun Sukomade, Desa Sarongan, Verry Nafaro mengatakan, banjir yang merendam akses jalan satu-satunya ke wilayah Sukomade terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Tiga anak sungai yang bermuara dan melintasi jalur tersebut meluap diakibatkan hujan semalaman.

"Tiga anak sungai lokal yang melintasi akses satu-satunya Kampung Sukomade meluap sejak Senin pagi. Diakibatkan hujan yang mengguyur semalaman sehingga terjadi banjir," papar Verry.

Verry menyebut, jika ditotal ada sekitar 825 jiwa yang terputus aksesnya menuju pusat desa. Akses roda dua yang biasa menggunakan getek atau perahu rakit untuk jalur penyeberangan juga tidak bisa digunakan.

"Rakit yang dibuat yang biasa digunakan akses penyeberangan tidak bisa digunakan karena kondisinya tidak memungkinkan," jelas dia.

Baca juga: Hujan Empat Jam Guyur Surabaya, Belasan Titik Tergenang hingga Setengah Meter

Selain banjir, kondisi itu diperparah dengan pohon yang melintang di jalur pegunungan akibat roboh. Verry menyebut pohon tumbang yang melintang sudah dievakuasi setelah pihaknya mendapat laporan dari warga.

Selain akses jalan, Verry menambahkan tumbangnya pohon turut menimpa akses penerangan atau listrik yang mengaliri Dusun Sukomade. Pemadaman listrik pun dilakukan selama proses evakuasi pohon berlangsung.

"Pohon tumbang sudah berhasil dievakuasi dan sudah bisa dilalui. Namun akses untuk menuju ke Dusun Sarongan praktis tidak bisa dilalui," terangnya.

Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Sigi

"Sedangkan untuk kabel yang terkena pohon tumbang, juga diupayakan bersama petugas PLN. Selama proses evakuasi akses listrik diputus sementara," tambah Verry.

Verry memprediksi luapan sungai akan surut paling lambat dua hari. Itu pun jika hujan yang mengguyur wilayah Sukomade intensitasnya tidak selebat pada Minggu (8/12/2024) malam.

"Paling lambat dua hari jika menelisik pengalaman banjir yang terjadi sebelumnya. Semoga hujan mereda dan intensitasnya rendah," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait