Giat salat subuh berjamaah Bupati Jember bersama warga. (istimewa)
Jember, mili.id - Salat subuh berjamaah yang dilakukan Bupati Jember Hendy Siswanto bersama dengan perangkat pemerintahan mendapat nilai positif dari warga.
Dari kegiatan salat subuh berjamaah, dinilai hal positif untuk bisa menyerap aspirasi maupun informasi secara langsung ke masyarakat.
Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024
Menurut pengurus takmir Masjid An Nur perumahan Istana Tegal Besar, Abdur Rohim. Kegiatan yang dilakukan dari instansi manapun, lebih-lebih dari instansi pemerintah merupakan hal yang sangat positif.
"Apalagi lewat giat seperti ini (salat subuh berjamaah), ini kan bisa menyapa warganya. Apalagi juga bisa melaksanakan ibadah bareng-bareng. Itu merupakan pencapaian yang sangat tinggi, khususnya pemerintahan Kabupaten Jember. Apalagi seperti yang dilakukan Bupati Hendy ini," kata Abdur Rohim, Minggu (22/12/2024).
Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar
Masih kata Abdur Rohim, adalah salah satu contoh dari sebuah pengelolaan terlebih dalam birokrasi pemerintah.
"Dari kegiatan Salat Subuh Berjamaah ini, menurut saya. Bentuk contoh pemimpin yang tidak hanya menyuruh atau memerintah. Tapi juga dilakukan oleh dirinya atau dicontohkan sendiri. Itu sulit sebagai sosok pemimpin, tapi ini bisa menjadi pembelajaran dan hal yang baik," jelasnya.
Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism
Kegiatan positif ini, lanjutnya, layak diteruskan jika ada yang kurang, paling tidak disempurnakan oleh bupati selanjutnya
"Manusia memang tidak ada yang sempurna, Jember ke depan apa yang sudah baik hari ini untuk terus dipelihara. Tanpa melihat trackrecord sebelumnya dilakukan oleh siapa," pungkasnya.
Editor : Achmad S
