Ini Wajah 32 Pelaku Curanmor yang Gagal Beraksi di Surabaya

Ini Wajah 32 Pelaku Curanmor yang Gagal Beraksi di Surabaya © mili.id

Para tersangka pencurian kendaraan bermotor di Mapolrestabes Surabaya.

Surabaya, mili.id - Tercatat 32 pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah beraksi di 62 tempat kejadian perkara (TKP), gagal beraksi di Surabaya, karena diringkus anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya bersama polsek jajaran dalam kurun waktu 1 bulan.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan memastikan pihaknya tak berhenti begitu saja usai menangkap para pelaku, dirinya meminta seluruh jajarannya untuk mengembangkan kasus tersebut hingga tuntas.

Baca juga: Bayi Ditemukan di Toilet Kereta Sancaka, KAI Koordinasi dengan Polisi

"Ada 32 tersangka curanmor, ada 62 TKP dan kami kembangkan, kita kejar terus jaringan pelaku yang membuat warga Surabaya resah ini," kata Luthfie saat konferensi pers, Kamis (16/1/2025).

"Kami lakukan pendalaman pada maling-maling motor dan cek satu-satu siapa tahu dari mereka ini ternyata berulang melakukan kejahatan itu," tambahnya.

Total ada 14 kendaraan roda dua yang dominan matik diamankan sebagai barang bukti. Ia menegaskan tim masih bergerak di lapangan untuk mencari unit motor curian yang lain.

Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti

Sementara untuk kendaraan yang disita sebagai barang bukti di persidangan kelak, Luthfie menuturkan seluruh motor yang sudah ditemukan dapat dilakukan pinjam pakai oleh korban.

"Unit-unit ini kami publikasikan pada pemilik dan melakukan pinjam pakai, tidak dipungut biaya dan akan kami bantu prosesnya, supaya bisa menunjang kegiatan sehari-hari," lanjutnya.

Luthfie menegaskan, para pelaku diminta tak mengulangi aksinya lagi di Kota Pahlawan. Apabila terulang, ia meminta anggotanya untuk melakukan tindakan tegas terukur.

Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim

"Saya ingatkan pada para pelaku dan segera berhenti buat warga Surabaya resah atau akan kami tindak tegas, tidak ada toleransi," tegasnya.

"Sekali lagi saya ingatkan berhenti lakukan curanmor dan buat masyarakat Surabaya resah, karena kita akan kejar kemanapun larinya dan ungkap kasus curanmor ini," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait