Lokasi kejadian kecelakaan di Jalan Raya Raci Benowo, Pakal, Surabaya.
Surabaya, mili.id - Satlantas Polrestabes Surabaya telah melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab kecelakaan truk L 9943 UV bermuatan kalsium di Jalan Raya Raci Benowo, Pakal, Surabaya, pada Selasa (11/2/2025) pagi.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi mengatakan, berdasar hasil penyelidikan truk yang dikemudikan Muntarib ini overload.
Baca juga: Bayi Ditemukan di Toilet Kereta Sancaka, KAI Koordinasi dengan Polisi
"Penyebab kecelakaan faktor manusia, kurang hati-hati dan overload muatan," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima milikindonesia.id.
Kecelakaan bermula ketika truk semula berjalan dari timur ke barat. Kondisi medan di lokasi ada jembatan dan menanjak. Karena kelebihan muatan, truk tersebut kemudian gagal menanjak dan mundur.
"Karena overload muatan, sehingga tidak kuat menanjak dan mundur hingga terguling ke kanan dan muatan tumpah di jalan," lanjutnya.
Sejurus kemudian, arah yang sama dibelakang truk ada bus Deka Trans L 7613 UA, yang dikemudikan Khoiron asal Desa Ngrencak, Panggul, Trenggalek. Bus itu menabrak dua tembok bangunan rumah.
Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti
"Sopirnya banting setir ke kanan, menghindari tumpahan muatan di jalan dan menabrak rumah nomo 28 dan 31 di sebelah kananya," pungkasnya.
Sebelumnya, Truk terguling dan bus yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Raci Surabaya menyebabkan beberapa dampak.
Selain kerusakan pada kedua kendaraan, kecelakaan juga menyebabkan Jalan Raya Raci Benowo ditutup tol beberapa jam. Bahkan bus yang terlibat, menabrak sebuah rumah.
Baca juga: Evakuasi Korban Kecelakaan Suramadu Berlangsung, Arus Kendaraan Dialihkan akibat Kemacetan
Truk L 9943 UV itu disopiri Muntarib, asal Margomulyo, Puncu, Kediri. Sedangkan Bus Deka Trans L 7613 UA, disopiri Khoironi, asal Ngrencak, Panggul, Trenggalek.
Kanit Lantas Polsek Pakal, Iptu Sutikno mengatakan, saat kejadian bus tersebut dalam kondisi kosong tidak membawa penumpang.
"Korban jiwa tidak ada, hanya material saja tembok bangunan warga. Bus dalam kondisi kosong, baru berangkat mau jemput penumpang," jelas Sutikno di lokasi kejadian, Selasa (11/2/2025).
Editor : Aris S
