Bandit Jalanan Banyuwangi Jambret Kalung Emas Nenek Srono

Bandit Jalanan Banyuwangi Jambret Kalung Emas Nenek Srono © mili.id

Paisa (60), korban penjambretan kalung emas duduk di teras rumahnya di Dusun Pekulo, Desa Kepundungan, Kecamatan Srono, Banyuwangi. (Foto: Eko Purwanto/mili.id)

Banyuwangi, mili.id - Aksi penjambretan menimpa Paisa (60), wanita tua renta yang tinggal di Dusun Pekulo, Desa Kepundungan, Kecamatan Srono, Banyuwangi, jadi korban bandit jalanan. Akibat peristiwa itu Kalung emas milik korban dibawa kabur pelaku.

Peristiwa itu terjadi ketika korban hendak membuang sampah di depan rumah, didekati seorang yang mengendarai motor dan yang mengenakan helm dan bermasker. Kepada korban pria yang tidak lain adalah pelakutersebut berpura-pura menanyakan alamat pada korban.

Baca juga: Polres Trenggalek Amankan Jambret Perhiasan, Tersangka Lima Kali Masuk Bui

"Katika itu ada pengendara motor tanya alamat, kemudian saya mengatakan tidak mengetahui orang yang dicari dengan alamat itu. Saya tidak ada rasa curiga, dan pria itu memiliki suara masih muda," ujar korban, Selasa(25/02/2025).

Ketika melihat ada kesempatan, tiba-tiba tangan kiri pelaku meluncur ke arah leher korban dan menarik kalung emas yang dikenakan korban. Setelah kalung korban berpindah tangan, pelaku langsung tancap gas meninggalkan korban, dan korban hanya bisa berteriak minta tolong sambil menunjuk ke arah pelaku yang hanya dalam hitungan detik sudah hilang dari pandangan.

Baca juga: Jambret WNA Italia di Bundaran HI Viral, Polda Metro Jaya Bergerak Cepat Buru Pelaku

Sebenarnya cucu korban sempat berupaya mengejar pelaku dengan mengendarai motor, namun kehilangan jejak pelaku.

"Itu kalung mau saya jual rencananya. Mau saya buat biayai sekolah cucu saya yang perempuan. Dia yatim piatu. Itu buat persiapan setelah lulus SMP habis ini," kata Paisa.

Baca juga: Tradisi Ithuk-Ithukan Banyuwangi Tetap Lestari, Wujud Syukur Warga Osing atas Sumber Kehidupan

Hingga kini, korban mengaku belum melapor ke polisi atas peristiwa yang menimpanya.

"Belum lapor polisi. Bingung juga cara lapornya bagaimana dan juga saya buta huruf. Pasrah sudah mungkin belum rejekinya," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait